kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Aprindo Salurkan 800 Ribu Ton Beras SPHP ke Ritel Modern Hingga Akhir Tahun

Aprindo Salurkan 800 Ribu Ton Beras SPHP ke Ritel Modern Hingga Akhir Tahun
Beras SPHP Bulog (dok. Ist)

KabarMakassar.com — Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) akan menyalurkan 800 ribu ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui jaringan ritel modern hingga akhir 2025.

Penyaluran ini menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras nasional.

Kepala Badan Pangan Nasional (NFA), Arief Prasetyo Adi, menyebut keterlibatan ritel modern mampu memperluas jangkauan distribusi beras SPHP.

Menurutnya, langkah tersebut akan memastikan masyarakat lebih mudah mendapatkan beras dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

“Kolaborasi dengan Aprindo ini menjadi langkah strategis karena mampu memperluas jangkauan distribusi beras SPHP. Dengan jaringan ritel modern yang tersebar luas, masyarakat semakin mudah mendapatkan beras dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Hal ini penting untuk memastikan stabilitas harga beras di tingkat konsumen,” ujar Arief dalam keterangan resminya, Kamis (11/09/2025).

Beras SPHP yang dijual di ritel modern dipatok Rp12.500 per kg untuk zona 1 yang mencakup Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB, dan Sulawesi.

Untuk zona 2 yang meliputi Sumatera selain Lampung dan Sumsel, Kalimantan, serta NTT, harga ditetapkan Rp13.100 per kg. Sedangkan di zona 3, yaitu Maluku dan Papua, harga beras SPHP sebesar Rp13.500 per kg.

Ketua Umum Aprindo, Solihin, menegaskan kesiapan jaringan ritel modern dalam mendistribusikan beras SPHP ke masyarakat. Dia menyebut sekitar 60 ribu outlet anggota Aprindo akan menjadi titik distribusi utama.

“Kami siap mendukung Badan Pangan Nasional dan Bulog dengan mendistribusikan 800 ribu ton beras SPHP hingga akhir tahun 2025 melalui sekitar 60 ribuan outlet-outlet anggota Aprindo. Dengan jaringan ritel modern yang luas, kami optimis penyaluran ini bisa tepat sasaran dan menjangkau masyarakat luas,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menambahkan bahwa distribusi melalui ritel modern menjadi salah satu saluran utama selain pasar tradisional dan operasi pasar. Kata dia, keberadaan jaringan ritel membuat distribusi beras SPHP lebih cepat dan merata.

Dia juga menuturkan bahwa BULOG akan mempercepat produksi beras premium untuk disalurkan melalui ritel modern. Langkah ini diharapkan mampu menjaga pasokan sekaligus memperkuat program stabilisasi harga beras di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

“Dengan tambahan saluran dari ritel modern, distribusi beras SPHP akan lebih cepat, merata, dan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

error: Content is protected !!