kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Pupuk Indonesia Salurkan 2,85 Juta Ton, Target 85% Akhir Tahun

Pupuk Indonesia Salurkan 2,85 Juta Ton, Target 85% Akhir Tahun
Regional CEO 4 PT Pupuk Indonesia (Persero) Wisnu Ramadhani

KabarMakassar.com — Distribusi pupuk bersubsidi nasional hingga 20 April 2026 mencapai 2,85 juta ton atau sekitar 29 persen dari total alokasi pemerintah sebesar 9,8 juta ton.

Capaian ini disampaikan Regional CEO 4 PT Pupuk Indonesia (Persero) Wisnu Ramadhani yang menegaskan progres penyaluran terus berjalan di berbagai wilayah, termasuk Indonesia Timur.

“Dari alokasi nasional 9,8 juta ton, kami sudah merealisasikan sekitar 2,85 juta ton atau 29 persen,” ujar Wisnu, Rabu (22/04).

Khusus wilayah Regional 4 yang meliputi Sulawesi, Maluku, hingga Papua, realisasi penyaluran tercatat sekitar 350 ribu ton. Angka tersebut setara 21 persen dari total alokasi wilayah sebesar 1,69 juta ton.

“Untuk Indonesia Timur, sampai 20 April realisasinya kurang lebih 350 ribu ton atau sekitar 21 persen dari alokasi,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, tren alokasi pupuk di kawasan Indonesia Timur terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2024 alokasi berada di angka 1,426 juta ton, naik menjadi 1,456 juta ton pada 2025, dan kembali meningkat signifikan menjadi 1,689 juta ton di 2026.

“Alokasi terus naik, bahkan lebih dari 10 persen. Ini menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada petani di Indonesia Timur,” kata Wisnu.

Sejalan dengan itu, realisasi penyaluran juga menunjukkan tren meningkat dari tahun ke tahun, meski capaian tahun ini masih dalam tahap awal. Pada 2024 realisasi tercatat 1,049 juta ton, meningkat menjadi 1,099 juta ton di 2025, sementara 2026 baru mencapai 357 ribu ton.

Pupuk Indonesia menargetkan realisasi penyaluran hingga akhir tahun bisa mencapai 80 hingga 85 persen dari total alokasi.

“Kami optimistis bisa mencapai minimal 75 persen, dengan target ideal 80 sampai 85 persen,” tukasnya.

error: Content is protected !!