KabarMakassar.com – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan melalui program strategis pemberian seragam gratis bagi siswa baru tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Tahun ini, program tersebut resmi digulirkan dengan distribusi perdana ke delapan sekolah, dan direncanakan akan terus berlangsung selama sebulan penuh.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menyampaikan bahwa pelaksanaan program tahun ini akan menjadi pijakan penting untuk pelaksanaan di tahun-tahun berikutnya yang diharapkan semakin membaik.
Tak hanya itu, Appi juga mengungkapkan rencana perluasan program pada 2026, termasuk penambahan pakaian olahraga gratis untuk siswa baru.
“Kita akan menambah dengan pakaian olahraga. Mudah-mudahan ini bisa kita maksimalkan. Kemarin kita masih mengukur kemampuan fiskal dan insya Allah tahun depan bisa kita tambah,” ujar Appi saat ditemui usai penyaluran seragam di SMP Negeri 3 Makassar, Senin (21/07).
Ia menambahkan bahwa alokasi anggaran untuk program tahun depan akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pokok Kota Makassar. Hal ini menunjukkan bahwa program ini tidak bersifat temporer, melainkan menjadi agenda rutin yang terus disempurnakan.
“Tahun depan kita akan mengukur untuk masuk di dalam anggaran pokok yang akan kita masukkan ke dalam penganggaran di pemerintah Kota Makassar,” tambahnya.
Pada pelaksanaan tahap pertama tahun ini, sebanyak 1.000 pasang seragam telah dibagikan ke delapan sekolah di berbagai wilayah Kota Makassar. Program ini merupakan bagian dari realisasi visi ‘Makassar MULIA’ (Makassar Unggul, Lestari, Inklusif, dan Aman) yang diusung Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham.
Program ini menyasar siswa baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP. Menurut Appi, untuk sementara, program masih akan fokus pada siswa baru, belum menjangkau kelas 2 dan 3.
“Kita tambah dulu di siswa barunya, yang kita berikan seragamnya dan ini akan kita pertahankan dulu di tahun depan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa program ini bukan sekadar soal bantuan pakaian, melainkan bagian dari langkah besar Pemkot dalam membenahi sistem pendidikan, termasuk meniadakan praktik jual beli seragam di sekolah.
“Kami dari Pemerintah Kota Makassar bersama Dinas Pendidikan tidak mau lagi mendengarkan dan melihat ada orang berbisnis di sekolah. Tidak ada lagi jual beli yang ada di sekolah. Kami berharap proses pendidikan di Kota Makassar ini bukan pendidikan murah, tapi pendidikan berkualitas yang dibiayai oleh pemerintah,” jelas Appi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan Penyerahan simbolis dilakukan di SMP Negeri 3 Makassar, akan disaksikan langsung oleh Wali Kota Munafri dan Wakil Wali Kota Aliyah (Munafri-Aliyah).
Selain SMPN 3, distribusi juga berlangsung serentak di tiga SMP lainnya (SMPN 40, SMP 46, dan SMP 48) serta empat SD, yakni SD Aroepala, SD Sambung Jawa, SD Lariang Bangi, dan SD Gunung Sari Baru.
“Besok penyerahan simbolis di 4 sekolah yakni. SMP 3, SMP 46. Dan SD Sambung Jawa, SD Lariang Bangi,” ujarnya.
menjelaskan, bahwa program ini menyasar seluruh siswa baru di SD dan SMP Negeri se-Kota Makassar, dan akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh penerima mendapatkan haknya.
Selanjutnya, pada Hari Anak Nasional, 23 Juli 2025, seragam juga akan kembali disalurkan ke beberapa sekolah lainnya.
“Distribusi oleh kami Dinas Pendidikan Kota Makassar, ke sekolah masing-masing, untuk memastikan transparansi dan ketepatan sasaran,” pungkasnya.














