KabarMakassar.com — PT Pertamina telah menyiapkan strategi guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) menjelang hari raya idul fitri.
Antisipasi tersebut dilakukan dengan menghadirkan program Pertamina Siaga Melayani sejak tanggal 10 April hingga 12 Mei mendatang.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Agus Dwi Jatmoko menjelaskan pihaknya siap memberikan pelayanan khusus selama mudik dan cuti lebaran.
"Dalam rangka menghadapi libur idul fitri yang inshaAllah dijadwalkan diawal Mei, Pertamina sudah membentuk tim satgas mulai 10 April sampai 12 Mei," ungkapnya pada kegiatan Silaturahmi Media dan Paparan Kesiapan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2022 di Hotel Maxone Makassar, Kamis (21/04).
Pihaknya menyebut Pertamina menjamin ketersediaan BBM jenis Solar dan Pertalite dimana jumlah produksi April-Mei dinilai cukup dengan stok Solar hingga 15 hari, Pertalite 12 hari dan Pertamax hingga 20 hari kedepan.
Manager Supply dan Distribution PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Arthika Harahap juga menjelaskan kebijakan mudik lebaran oleh pemerintah pusat pasca pandemi covid-19 dinilai berdampak pada lonjakan arus mudik.
Pihaknya memperkirakan konsumsi Gasoline saat mudik dan cuti lebaran meningkat 3.1 persen dari biasanya, sehingga Pertamina menyiapkan layanan tambahan berupa SPBU Kantong yakni mobil tangki stand by sebanyak 11 unit dan SPBU siaga di jalur mudik, lintas provinsi dan jalur logistik.
"Kita juga sudah menyiapkan stok di terminal BBM kami ada 16 terminal di regional Sulsel ini ada empat terminal LPG. Kita juga mempersiapkan rute RAE di lokasi rawan bencana dan jalur wisata serta jalur utama atau logistik selama 24 jam," sambungnya.
Sementara itu Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto menjelaskan konsumsi Gasoline sejak tanggal 11-18 April mengalami penurunan sekitar -541 Kiloliter atau -7.28 persen dari biasanya.
Kendati begitu, pihaknya memprediksi estimasi konsumsi tertinggi masa RAFI 2022 terjadi pada tanggal 30 April mendatang sebesar 9.312 Kiloliter atau mengalami kenaikan sebesar 25,4 persen.
"Kami dari Pertamina ingin memastikan kebutuhan masyarakat terkait pelaksanaan event mudik dapat berjalan lancar, baik itu BBM dan LPG maupun produk Pertamina lainnya," pungkasnya.













