kabarbursa.com
kabarbursa.com

IHSG Dibuka Menguat di Awal Perdagangan, Berikut Sejumlah Rekomendasi Saham

IHSG Dibuka Menguat di Awal Perdagangan, Berikut Sejumlah Rekomendasi Saham
Ilustrasi saham (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Senin (04/05).

Indeks mengalami penguatan sebanyak 107,17 poin atau setara dengan naik 1,54 persen ke posisi 7.063 pada pukul 10.20 WITA.

Menurut data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), volume perdagangan tembus 18,72 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp5,34 triliun.

Sementara itu, frekuensi yang terjadi ada 451.823 kali, dimana IHSG dibuka menguat dengan kenaikan capai 32,11 poin atau setara menguat sebesar 0,46 persen ke level 6.988.

Tercatat, saham yang menguat ada 432, saham yang melemah ada 176, sedangkan saham yang berada dalam posisi stagnan ada 128.

Berdasarkan BRI Danareksa Sekuritas, pasar saat ini mengambil sikap wait and see, disebabkan belum adanya katalis positif dalam mendorong pembalikan arah.

Lebih lanjut, disampaikan jika pasar berfokus pada rilis data ekonomi domestik, misalnya neraca perdagangan, inflasi serta pertumbuhan ekonomi.

Dengan data itu, maka bakal menjadi kunci untuk menilai stabilitas makro terutama dalam meredam tekanan atas nilai tukar rupiah juga menentukan bagaimana arah pergerakan IHSG berikutnya.

Berikut disertakan rekomendasi saham yang dirangkum oleh sejumlah broker pada hari Senin (04/05), yaitu:

Mirae Asset Sekuritas

-INKP, PTBA dan TLKM

CGS International Sekuritas

-BUMI, ADRO, AADI, ITMG, PGAS dan JPFA

Panin Sekuritas
-MIKA, TPIA dan BBCA

Phintraco Sekuritas

-BUMI, AADI, MINA, LSIP, TINS dan PGAS

MNC Sekuritas

-ANTM, CPIN, DEWA dan MAPI

BRI Danareksa Sekuritas

-ITMG, BNBR dan AADI

BNI Sekuritas

-BBCA, INET, BRPT, BUVA, ENRG dan BWPT

Philip Sekuritas

-ITMG dan PGAS

Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

error: Content is protected !!