kabarbursa.com
kabarbursa.com

Sejumlah Santri di Maros Diduga Diserang Warga Saat Istirahat

Seorang Guru Tewas dan Dua Warga Luka, Usai Diserang Pria Diduga ODGJ di Pangkep
Ilustrasi KabarMakassar

KabarMakassar.com — Sejumlah santri di salah satu pondok di Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, mengalami luka-luka diduga akibat penyerangan yang dilakukan oleh warga lokal (Warlok). Aksi penyerangan itu dilakukan di Masjid Ponpes saat santri istirahat.

Peristiwa itu terjadi di dalam masjid pondok pesantren tersebut di saat para santri sedang beristirahat pada Rabu (06/08) sekitar pukul 01.00 wita. Kemudian diduga warlok langsung memasuki masjid dan langsung melakukan pemukulan saat para santri sedang tidur.

“Ada delapan santri yang mengalami pemukulan, mereka dibangunkan oleh sekelompok warga yang berada di sekitar ponpes, setelah dibangunkan, mereka langsung dianiaya satu persatu,” kata Pengawas Ponpes, Andi Ilham Lahiya, Kamis (07/08).

Menurut Andi Ilham bahwa yang melakukan penyerangan tersebut diduga warga lokal yang berdomisili di sekitar pondok pesantren tersebut. Mereka melakukan aksinya dalam pengaruh minuman keras tradisional jenis ballo.

“Jadi para pelaku ini menurut laporan santri beberapa kali ngumpul di area luar ponpes, mereka juga melakukan pesta ballo, kemungkinan mereka dalam pengaruh ballo akhirnya masuk ke dalam lingkungan ponpes dan menyerang santri,” ungkapnya.

Setelah kejadian tersebut, kata Andi Ilham dirinya langsung melaporkan kejadian itu kepihak kepolisian.

“Alhamdulillah laporan sudah ditindak lanjuti. Tadi saya sudah diberitahukan perkembangan laporan, para tersangka sudah diamankan, penyelidikan sudah dilakukan. Kita minta penyidik Polres Maros agar bekerja profesional terhadap laporan ini,” pungkasnya.

error: Content is protected !!