kabarbursa.com
kabarbursa.com

Keluarga Korban Penamparan Tolak Berdamai, Oknum TNI Diminta Untuk Minta Maaf Langsung

Keluarga Korban Penamparan Tolak Berdamai, Oknum TNI Diminta Untuk Minta Maaf Langsung
tangkapan layar. (Ist).

KabarMakassar.com — Keluarga dari korban penamparan yang dilakukan oleh Anggota TNI terhadap seorang pedagang sayur di kawasan pasar tradisional Sasaya, Kabupaten Bantaeng, Sulsel, pada Kamis, 7 Agustus 2025 lalu hingga viral di sosial media, meminta pelaku meminta maaf secara langsung.

Tuntutan ini disampaikan secara langsung oleh Dandi Thoriq selaku kakak kandung korban saat dikonfirmasi belum lama ini.

Meski kedua belah pihak sudah dimediasi namun pihak keluarga belum dapat menerima perlakuan tersebut karena surat perdamaian yang diajukan oleh pihak pelaku hingga kini belum ditandangani.

“Iya, minta damai, tapi kami belum bisa terima/ tandatangani surat damai itu hari ini,” kata Dandi kepada Kabarmakassar.com

Kecuali kata Dandi, sang oknum harus meminta maaf dihadapan keluarga dan menyampaikan hal ini didepan publik melalui klarifikasi video di akun sosial media.

” Tapi kalaupun mau damai, permintaan kami harus klarifikasi dan memohon maaf kepada keluarga dan masyarakat melalui video dan harus di upload di akun instansinya atau akun sosial medianya,” tegasnya.

Apabila tuntutan ini tak diindahkan, pihaknya juga belum bisa memastikan apakah kasus ini akan tetap dilanjutkan ke pihak berwenang atau tidak, namun Ia masih tetap berharap agar permintaan ini segera dipenuhi.

Sementara itu, Komandan Sub Denpom XIV/1-2 Bantaeng, Letda Cpm Agus Subiantoro, dalam keterangannya mengatakan bahwa didalam video tersebut memang benar jika pelaku merupakan seorang anggota TNI.

” Iya, memang betul yang bersangkutan adalah anggota Kodim Bantaeng,” ucap Letda Cpm Agus Subiantoro, yang dikutip melalui akun sosial media Sosmed Makassar, pada Jumat, (8/8).

Kendati demikian, proses penyelesaian telah dilakukan secara kekeluargaan. Pasintel Kodim 1410 Bantaeng telah menemui korban dan keluarganya untuk menyampaikan permintaan maaf dan menawarkan jalan damai.

“Sudah damai itu. Pasintel Kodim Bantaeng sudah ketemu juga dengan korban dan keluarganya. Kalau pun tidak ada perdamaian, kami dari Denpom siap memproses secara hukum,” tegasnya.

error: Content is protected !!