kabarbursa.com
kabarbursa.com

Groundbreaking SPAM Mamminasata, Rp75 Miliar untuk 4 Kabupaten/Kota

Groundbreaking SPAM Mamminasata, Rp75 Miliar untuk 4 Kabupaten/Kota
Groundbreaking SPAM Mamminasata, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Gowa resmi memulai pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata.

Proyek strategis ini ditandai dengan groundbreaking yang digelar di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Jumat (12/09).

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menjelaskan bahwa proyek SPAM Mamminasata akan menjadi solusi percepatan akses air bersih di kawasan perkotaan Makassar Raya. Proyek ini ditargetkan mengalirkan air bersih ke 80 ribu rumah tangga yang tersebar di empat daerah, Makassar, Gowa, Maros, dan Takalar.

“Air minum adalah kebutuhan pokok masyarakat. Melalui SPAM ini, masyarakat tidak lagi harus bergantung pada air tanah. Dengan sumber air dari Bili-bili, kita bisa memenuhi kebutuhan masyarakat banyak,” jelasnya.

Untuk tahap pertama, proyek ini menggelontorkan anggaran sebesar Rp75 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur jaringan pipa dan instalasi pengolahan agar distribusi air bersih bisa segera dilakukan.

“Kami bekerja untuk pelayanan publik. Kami hanya minta agar pembangunan ini menjaga kualitas, menjamin keselamatan, dan diselesaikan sesuai target,” tegas Gubernur.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa penyediaan air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus segera dipenuhi. Ia menyambut baik pembangunan SPAM Mamminasata karena akan semakin memperkuat akses warga Gowa terhadap air bersih, khususnya yang bersumber dari Bendungan Bili-bili.

“Kebutuhan air memang sangat besar, apalagi Gowa menjadi daerah sumbernya dari Bili-bili. Apa yang dimulai hari ini tentu sangat baik, karena air bersih adalah hak dasar setiap orang,” ujar Husniah.

Pembangunan SPAM Mamminasata sendiri diproyeksikan menjadi salah satu program strategis nasional di Sulawesi Selatan, mengingat tingginya kebutuhan air bersih di kawasan metropolitan Mamminasata yang dihuni jutaan penduduk.

error: Content is protected !!