KabaKabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar akan segera merilis hasil uji kesesuaian (job fit) untuk pejabat eselon II. Wali Kota Munafri Arifuddin menyebut pengumuman akan dilakukan pada pekan depan, atau paling lambat pertengahan Mei 2025.
Munafri, yang akrab disapa Appi, mengatakan seluruh nama pejabat yang lolos tahapan job fit sudah berada di tangannya.
Saat ini, prosesnya tengah memasuki tahap finalisasi dan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk memastikan penempatan pejabat sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan organisasi.
“Kita sudah punya nama-namanya, tinggal dilakukan penyesuaian. Semua penempatan akan mempertimbangkan kemampuan masing-masing, agar sesuai dengan prinsip the right man on the right place,” ujar Appi, Senin (12/05).
Lebih lanjut, Appi menargetkan pelantikan pejabat hasil job fit ini dapat dilangsungkan pada awal Juni 2025, jika seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan administratif.
“Minggu depan sudah selesai. Mudah-mudahan pelantikan bisa awal Juni,” tuturnya.
Ia memastikan bahwa tidak akan ada perombakan besar dalam struktur jabatan yang ada. Menurutnya, hanya akan dilakukan rotasi internal sebagai bentuk penyesuaian di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tanpa ada pejabat yang diberhentikan atau diturunkan jabatannya.
“Tidak ada yang di-downgrade, tidak ada juga yang keluar dari daftar. Hanya rotasi dan penyesuaian yang diperlukan,” tegas Appi.
Terkait waktu pelantikan, Appi juga menyebut kemungkinan besar akan dilakukan usai pengangkatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Namun, ia tidak menutup kemungkinan pelantikan eselon II dilakukan secara bersamaan.
“Mudah-mudahan bisa bersamaan, tapi kalau tidak, lebih bagus kalau Sekda dulu baru eselon II,” tambahnya.
Dari sisi administratif, Pemkot Makassar telah menyelesaikan seluruh persyaratan, termasuk mendapatkan izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Saat ini, tinggal menunggu pengajuan data final dan proses persetujuan.
“Izin sudah ada, tinggal dipilih dan berproses lagi. Sekarang tinggal pengajuan data dan persetujuannya, lalu kita ajukan lagi,” pungkas Appi.














