KABARBUGIS.ID – Sulawesi Selatan khususnya suku bugis memiliki cukup banyak tradisi yang diwariskan para leluhurnya, salah satunya Tradisi Mattama Dibola. Tradisi mattama dibola (masuk rumah) merupakan tradisi wajib dilaksanakan bagi masyarakat bugis sebelum menempati rumah baru dibangun maupun baru dibeli.
Sampai saat ini, tradisi mattama dibola masih bisa kita jumpai, salah satunya di Desa Bonto Tengnga, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai.
Tradisi ini biasanya dilakukan oleh Uragi bola (Tokoh adat atau orang yang dituakan dalam keluarga tersebut) membacakan doa-doa keselamatan dengan dupa dan kemenyan di posi bola atau pusat rumah yang didampingi oleh tuan rumah.
Pantauan Tim KabarBugis.id di Dusun Balangtieng, Desa Bonto Tengnga, prosesi mattama dibola terdiri dari beberapa rangkaian prosesi adat, seperti barazanji, malliburi bola (Mengelilingi rumah), mattama bola, matoana bola dan massalama bola.
Sebelum pelaksanaan seluruh rangkaian tersebut, beberapa hari sebelumnya tuan rumah dan beberapa kerabatnya telah melakukan penentuan hari baik.
Pemilik Rumah, Suardi, mengatakan penentuan hari baik tersebut bukan berarti hari lain tidak baik, akan tetapi ada beberapa hari paling baik yang dipercaya bagi orang-orang bugis.
"Paling bagus itu hari Senin, Rabu sama Jum'at, tapi hari lain juga tetap baik tapi itu hari paling bagus menurut orang Bugis," katanya, Rabu (20/7).
Selain itu, tradisi mattama dibola merupakan bentuk kesyukuran pemilik rumah atas berkat dan rahmat Allah SWT dan dihadiri kerabat dekat maupun jauh yang diundang sebagai bentuk jalinan silaturahmi.














