kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Tergenang Air, Warga Perumahan di Pinrang Mengeluh

KABARBUGIS.ID – Ratusan rumah warga yang bermukim di Kompleks perumahan Graha Lasinrang Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang digenangi banjir. Sejak Minggu sore (12/6). Pasalnya, kurang dari sejam hujan melanda, air sudah menggenangi ruas jalan dan rumah setinggi betis orang dewasa. 

"Betul Pak, kasihan warga yang bermukim di blok C dan sekitarnya, kurang sejam hujan, air sudah masuk ke rumah kami. Kami harap masalah ini bisa menjadi perhatian dari pihak Developer, dan jangan mereka seenaknya mau lepas tangan," keluh Muhammad, salah satu warga perumahan Graha Lasinrang kepada awak media, Senin (13/6). 

Muhammad mengungkapkan jika permasalahan banjir di perumahan Graha Lasinrang memang persoalan yang cukup komplit. Soalnya selain bangunan rumah yang lebih rendah dari jalan, Graha Lasinrang juga tidak memiliki saluran pembuangan air. 

Hal senada dikeluhkan Adi, seorang warga perumahan lainnya. Menurutnya, sistem drainase yang tidak beres membuat air cepat naik saat hujan. 

"Got nya sangat kecil dan airnya cuma berputar disitu saja karena tidak ada saluran pembuangan. Walaupun rumah kita renovasi kita tinggikan dari badan jalan, pasti airnya tetap masuk karena masuknya dari got saluran pembuangan air rumah kami," ucapnya dengan sedih. 

Olehnya itu Adi berharap, permasalahan seperti ini bisa jadi pembelajaran buat warga Pinrang dalam membeli rumah di sebuah Kompleks perumahan. "Ini bisa menjadi atensi buat  warga pinrang lainnya dalam memilih investasi di perumahan. Jangan sampai mengalami nasib serupa dengan kami. Carilah perumahan yang aman dari banjir dan developernya punya perhatian terhadap nasib warganya," tutupnya.

Tak hanya itu kejadian serupa juga terjadi di BTN Bulu Mas, Kelurahan Manarang, Kecamatan Mattiro Bulu. Sejumlah warga mengeluhkan terjadi genangan akibat saluran pembuangan yang mengalami kebuntuan.

"Di BTN Bulu kondisi ini terjadi setiap turun hujan dengan tensi hujan tinggi. Sehingga mengakibatkan jalan di blok dan rumah warga tergenang air," ungkap Syarif.

Ia mengatakan Hal itu harus menjadi atensi pemerintah daerah dan pihak developer untuk memikirkan nasib warga perumahan atau BTN.

"Genangan ini akan selalu terjadi disetiap hujan akibat saluran yang buntu, sebab sejauh ini kurang perhatian dari pihak developer dan Pemda," ujarnya.

error: Content is protected !!