KabarMakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengumpulkan ribuan kepala desa se-Sulawesi Selatan dalam apel kepala desa di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa (12/05/2026) sore.
Apel itu dihadiri perwakilan desa dari berbagai kabupaten di Sulsel. Pemerintah Provinsi Sulsel menilai desa memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan daerah secara menyeluruh.
Ditemui usai memimpin apel, Andi Sudirman menekankan pentingnya pembangunan yang dimulai dari desa. Ia menyebut penguatan sumber daya manusia menjadi fokus utama pembangunan desa saat ini.
“Saya ingin gerakan-gerakan kita ini sudah mulai dengan membangun desa. Jadi membangun dalam artian termasuk SDM yang paling penting karena menyasar tentang stunting, gizi buruk, ATS (Anak Tidak Sekolah), gerakan asri, kebersihan desa, kemudian tentang edukasi, banyak lagi di desa dan juga termasuk desa mandiri,” kata Andi Sudirman.
Ia mengatakan pembangunan desa tidak dapat hanya bergantung pada kemampuan anggaran pemerintah daerah. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
“Apalagi ada koperasi desa, ya, bagaimana nanti ini menjadi pola awal untuk starting point supaya mereka bisa terlibat langsung di dalam pembangunan kita ini. Tidak bersandar pada semuanya kemampuan APBD tapi juga ada kolaborasi, kerja kolaborasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andi Sudirman juga menyoroti pentingnya peran kepala desa dalam menjalankan program pembangunan pemerintah. Kepala desa disebut menjadi ujung tombak pelayanan dan penggerak masyarakat di tingkat bawah.
Menurutnya, struktur sosial dan pemerintahan di desa mencerminkan miniatur penyelenggaraan negara. Di tingkat desa terdapat unsur keamanan, tokoh agama hingga organisasi masyarakat yang memiliki peran masing-masing.
Sehingga, kata dia, keberhasilan pembangunan desa akan berdampak langsung terhadap pembangunan daerah secara keseluruhan. Menurutnya, kualitas pembangunan provinsi sangat ditentukan kondisi desa dan kecamatan.
“Kalau bagus desanya tentu kumulatifnya adalah bagus kecamatannya. Kalau bagus kecamatan, kumulatifnya adalah kabupaten. Kalau bagus kabupaten semua, maka bisa provinsi ini akan jauh lebih kuat,” tegasnya.














