KabarMakassar.com — Menghadapi Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan mempunyai langkah antisipasi terjadi sengketa.
Dimana tahapan Pemilu saat ini yang menjadi fokus jajaran KPU Sulsel seperti Coklit Pantarlih.
Hal itu dikatakan Komisioner KPU Sulsel Upi Hastati Hamid yang membidangi Divisi Hukum dan Pengawasan.
Menurutnya, saat ini tahapan pelaksanaan coklit adalah memberikan penguatan pemahaman kepada petugas kita di tingkat bawa.
Dimana, dalam hal penguasaan bahan materi coklit, terkhusus kepada tugas dan kewenangan pada pantarlih dalam melakukan coklit pemilih.
"Demikian juga selalu mengingatkan kepada petugas pantarlih, PPS dan PPK untuk mendokumentasikan semua proses yang mereka laksanakan. Serta mencatatkan peristiwa-peristiwa penting yang mereka temui pada saat menjalankan coklit," jelas Upi Hastati kepada kabarmakassar.com, Rabu (15/2).
Mantan Komisioner KPUD Barru itu menambahkan bahwa petugas pantarlih diharapkan selalu membangun koordinasi dengan pemerintah setempat. Dan bekerjasama dengan pihak pengawas pemilu dalam rangka berbagi informasi bersama, sehingga pengawasan pelaksanaan coklit dipastikan selalu dalam pantaua Bawaslu.
"Diharapkan catatan-catatan permasalahan yang hadapi akan menjadi bahan fikir untuk mencari titik temu permasalahan, sehingga mudah untuk dapat menyelesaikan,"ujarnya.
"Seluruh tatacara penanganan permasalahan yang ditemui telah disampaikan dalam bimtek. Dan ada buku panduan yang menjadi bekal mereka bekerja," tambahnya.
Sementara itu, Komisioner KPU Sulsel Uslimin mengungkapkan bahwa Sesuai tahapan, mereka telah mulai bekerja.
Saat ini ada yang sudah bekerja melakukan coklit sejak 12 Februari, tapi juga ada yang beberapa nanti dimulai pada 13 Februari.
"Bahkan utk Makassar, sepertinya ada yg baru mulai pada 14 Februari karena terkendala cuaca yang ekstrem," kata Usle sapaan Uslimin.
Diketahui, periode Komisioner KPU Sulsel yang berjumlah tujuh orang tersebut akan berakhir masa jabatannya pada 24 Mei 2024 mendatang. Dimana hanya dua Komisioner dipastikan tak bisa maju lagi yakni Faisal Amir dan Misna Attas.
Sedangkan lima komisioner dipastikan mereka mendaftar melalui Timsel yang dibentuk oleh KPU RI. Dimana proses Timsel KPU Sulsel periode 2023-2028 sedang dalam proses pendaftaran melalui Siakba.go.id.













