kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Produk UMKM Sulsel Curi Perhatian Dunia Lewat G20 di Bali

KabarMakassar.com — Presidensi G20 Indonesia dan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar di Bali pada 15-16 November 2022 dimanfaatkan pemerintah Provinsi Sulsel sebagai wadah paling tepat untuk memamerkan sejumlah produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ribuan produk UMKM dari seluruh Indonesia telah dipamerkan di acara ini, UMKM Sulsel pun mencuri perhatian dunia. Produk UMKM Sulsel yang mendunia diantaranya kain sutera Sengkang, Songkok Bone, briket, teh nipah, gula nipah, sedotan rumput dan ramuan sanrego.

Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Sukarniaty Kondolele mengatakan, untuk kualitas produk UMKM Sulsel sudah berstandar Internasional namun pigaknya membutuhkan pemasaran yang lebin luas dan tepat sasaran.

"Kita memanfaatkan G20 ini untuk memasarkan UMKM kita karena kita tahu UMKM kita hanya butuh pasar. Kalau dari kualitas sebenarnya tinggal dipoles sedikit. Tetapi dari pemasaran itu yang penting," Kata Sukarniaty pada acara Future SMEs Village di Bali Collection, The Nusa Dua, Bali, Jumat (09/11).

Sukarniaty pun mengakui jika pasar produk UMKM Sulsel menyasar kalangan menengah ke atas, sehingga jangan ditanya jika harganya bisa bersaing.

"Pasti dikira, oh mahal-mahal padahal tidak karena itu kualitasnya makanya jadi lebih mahal. Dari bahan bakunya pun kita lebih bagus karena berada di daerah lain," ujarnya.

Selain itu, produk yang dipamerkan di Gedung Hub Timur Nusa Dua, Bali kata Sukarniaty bukanlah direct selling, melainkan sebagai wadah untuk memamerkan produk agar berdampak lebih besar di mata dunia.

"Jadi kita memasang produk UMKM kita yang sudah disertifikasi, bahkan ada yang sudah mendapat penghargaan seasia pasifik seperti songkok dan tas lontara. Dipamerkan di sini agar ada kontak kerjasama yang bisa menghasilkan lebih besar lagi seperti ekspor. Kita harap mereka berinvestasi dari hulu sampai hilir. Sebelumnya sudah ada di Soppeng, investasi dari Hongkong untuk sutera," bebernya.

Untuk diketahui, agenda ini dibuka langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. “Kami diberi tugas 6 bulan lalu bagaimana menyulap Bali Collection yang cukup luas untuk menjadi side event (KTT G20) showcasing produk-produk unggulan di pasar global,” kata Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki saat membuka secara resmi Future SMEs Village di Bali Collection, The Nusa Dua, Bali.

Ia menyampaikan kepemimpinan/presidensi Indonesia di G20 tahun ini menjadi kesempatan bagi UKM unggulan dan produk UMKM lainnya untuk memperluas akses pasar, bahkan masuk dalam rantai pasok global (global value chain).

“Bali ini window (jendela) produk-produk kami masuk ke pasar luar negeri. Bali kami jadikan pintu gerbang masuk ke pasar global,” kata dia.

error: Content is protected !!