KabarMakassar.com — Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Muslim Indonesia (UMI) diperpanjang hingga satu pekan ke depan.
Perpanjangan masa pendaftaran tersebut disampaikan Rektor UMI, Prof Basri Modding pada acara konferensi pers Penerimaan Maba UMI yang digelar di Lantai 9 Menara UMI, Makassar, Kamis (07/07).
Pihaknya menyebut jadwal pendaftaran penerimaan mahasiswa baru UMI harusnya berakhir hari ini, namun karena tingginya antusias pendaftar maka pendaftaran kembali diperpanjang hingga satu pekan kedepan. "Animo masyarakat meningkat untuk masuk ke UMI," ungkapnya.
Meski begitu, perpanjangan pendaftaran tersebut tidak berlaku bagi prodi Fakultas Kedokteran dan Farmasi yang dijadwalkan tes pada Senin, 11 Juli 2022 mendatang.
Selain itu para mahasiswa yang dinyatakan bebas tes dapat melakukan pendaftaran ulang mulai Senin tanggal 11 Juli mendatang.
"Penerimaan Maba diperpanjang dan tes tanggal 11 Juli 2022 untuk Fakultas Kedokteran dan Farmasi. Kemudian mahasiswa yang bebas tes sudah bisa melakukan pendaftaran ulang hari Senin," sambungnya.
Pihaknya menuturkan, kuota daya tampung mahasiswa baru UMI tahun ini disesuaikan dengan jumlah mahasiswa yang terakomodir, jumlah tersebut dipastikan meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya menerima sekitar 6.500 mahasiswa.
"Kuota tahun 2021 kurang lebih 6.500, tahun ini disesuaikan dengan akomodir jumlah mahasiswa, kurang lebih ada 10 ribu yang ambil akun," pungkasnya.
Selain itu, Rektor UMI tersebut juga mengungkap sejumlah jenis beasiswa disiapkan untuk mahasiswa baru seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Beasiswa UKT, Beasiswa Penghafal Al-Qur'an (Tahfidz), Beasiswa Majelis Ta'lim, Beasiswa Kabupaten dan Beasiswa Online Scholarship Competition (OSC).
Selanjutnya, Prof Basri mengaku tahun ini biaya SPP dan BPP UMI tidak mengalami kenaikan sama sekali seperti tahun sebelumnya.
"Selama saya jadi rektor SPP BPP tidak pernah naik karena kita memahami kondisi masyarakat," jelasnya.













