KabarMakassar.com — Mengenal organisasi pemuda Batalyon 120 Makassar yang beranggotakan anak lorong mantan preman.
Batalyon 120 Makassar merupakan organisasi pemuda yang merangkul ribuan anak lorong yang memiliki sejumlah latar belakang salah satunya mantan preman.
Organisasi tersebut pertama kali diinisiasi oleh Kapolrestabes Kota Makassar Kombes Pol Budi Haryanto bersama dengan sejumlah pemuda lorong pada 20 Januari 2022 lalu dan resmi dilantik oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto pada Senin (14/03).
Organisasi tersebut dibentuk dengan merekrut para pemuda atau anak lorong berusia 15 hingga 35 tahun yang merupakan mantan preman atau dikenal sebagai pembuat onar dan pasukan perang.
Ketua Umum Batalyon 120 Makassar, Muh. Rusdi menyebut organisasi tersebut merupakan wadah yang fokus untuk menyediakan lapangan pekerjaan bagi para anggotanya melalui program pelatihan yang diselenggarakan pemerintah kota.
"Kita merangkul teman-teman utamanya yang mantan preman untuk fokus mendapatkan pekerjaan lewat program pemerintah," ungkapnya.
Organisasi dengan logo singa bersayap burung garuda dan berikat kepala passapu khas Makassar tersebut rupanya memiliki anggota sekitar 1000 hingga 1100 orang.
Selain itu organisasi tersebut juga memiliki tagline diantaranya "Jaga Makassar Ta" yang berarti "jaga Kota Makassar kita" sebagai tujuan dan cita-cita organisasi dengan menjaga keamanan Kota Makassar yang dikenal dengan banyaknya perang antar pemuda lorong.
Selain itu tagline "Masih Mau Ko" yang berarti "kalian masih mau" memiliki makna penyesalan diantara para anggota yang sebelumnya saling melakukan perang namun justru dipertemukan dalam organisasi dan merangkul satu sama lain.
Diketahui organisasi tersebut memiliki dewan pembina diantaranya Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budi Haryanto dan Pangdam XIV Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Andi Muhammad.













