KabarMakassar.com — Ratusan warga rela berdesakan demi mendapatkan minyak goreng curah di Toko Labuaya, Kecamatan Binamu , Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin (14/3) malam.
Dari pantauan KabarMakassar.com dikokasi, nampak ratusan warga yang didominasi perempuan berjejer hingga berhamburan didepan toko tersebut.
Puji, salah seorang warga yang sedang mengantri ditoko itu, mengatakan sudah menunggu sejak pukul 16.00 wita.
"Sudah 5 jam kami menganteri disini pak," ucapnya kepada kabarmakassar.com
Bahkan, ia mengaku rela berdesakan dengan ratusan warga yang mengantri.
Namun setelah menunggu berjam-jam, Puji dan ratusan warga dilokasi tersebut harus gigit jari. Lantaran kebutuhan ibu rumah tangga yang kerap digunakan sudah habis.
"Ya, merasa kecewa karena sejak tadi menunggu tapi tidak mendapatkan pembagian minyak dari pemilik toko,"jelasnya.
Oleh karena itu, ia meminta kepada pemerintah agar mengatasi kondisi yang serba sulit ini. Apalagi kata dia, kebutuhan minyak goreng jelang bulan suci ramadhan sudah dapat dipenuhi nantinya.
"Semoga saat bulan puasa situasi ini dapat diatas pemerintah,"harap Puji.
Sementara pemilik Toko Hj Sittiwati mengaku antrian warga sudah berlangsung sejak pukul 01.00 Wita.
"kami buka sejak jam 1 siang namun stock habis pada jam 8 malam ini,"ungkapnya.
Ia pun meminta maaf kepada warga yang tidak mendapatkan pembagian.
"Meski ada seratus dos yang kita sediakan namun stock yang kami miliki tak mampu memenuhi permintaan warga yang menganteri,"jelasnya.
Ia menyebut, minyak yang disediakan untuk warga selama ini adalah ukuran 2 liter.
"Isi 2 liter dengan harga Rp 25.000,"tukasnya.













