kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Antrean BBM Masih Normal, Toraja Utara Belum Terapkan Ganjil Genap

Antrean BBM Masih Normal, Toraja Utara Belum Terapkan Ganjil Genap
(Foto : IST)

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara belum memberlakukan sistem ganjil-genap untuk antrean kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kebijakan tersebut belum dianggap perlu karena kondisi antrean dan penyaluran BBM di wilayah itu masih relatif stabil.

Meski demikian, pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi terus diperketat untuk mengantisipasi penyalahgunaan. Pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pemantauan langsung di sejumlah SPBU.

Pengawas Perdagangan Muda Disperindag Kabupaten Toraja Utara, Harwan, mengatakan antrean kendaraan pada enam SPBU yang beroperasi di daerah tersebut hingga kini masih dalam kondisi normal.

“Belum diberlakukan ganjil-genap karena antrean masih stabil. Kita cek langsung dan kerahkan Satpol PP untuk memantau setiap SPBU,” kata Harwan, Selasa (15/9).

Menurutnya, personel Satpol PP dikerahkan untuk membantu pengamanan sekaligus melakukan pemantauan agar penyaluran BBM bersubsidi berlangsung aman dan tepat sasaran.

Harwan menyebut pasokan BBM ke enam SPBU di Toraja Utara sejauh ini masih terpenuhi. Masing-masing SPBU disebut memperoleh pasokan sekitar delapan ton setiap hari.

Pengawasan juga dilakukan untuk mencegah kendaraan melakukan pengisian BBM bersubsidi secara berulang yang dapat mengganggu distribusi kepada masyarakat.

Salah satu pengelola SPBU PT Sinar Ratte, Matius Lati, juga menilai penerapan sistem ganjil-genap belum diperlukan karena antrean kendaraan masih tergolong stabil dan tidak terlalu panjang.

Menurut Matius, penerapan ganjil-genap perlu mempertimbangkan kondisi masyarakat yang datang dari wilayah pelosok menuju Kota Rantepao.

Ia mencontohkan, warga dari daerah yang cukup jauh dapat mengalami kesulitan memperoleh BBM apabila nomor polisi kendaraannya tidak sesuai dengan jadwal ganjil atau genap pada hari tersebut.

Karena itu, menurutnya, pengawasan di SPBU menjadi langkah yang lebih penting untuk sementara waktu, terutama untuk memastikan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak melakukan pengisian BBM berulang kali.

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara bersama pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi.