KabarMakassar.com — Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Jeneponto sukses menggelar ujian Munaqasyah Santri TKA/TPA LPPTKA secara serentak di 11 kecamatan.
Agenda reguler semester pertama ini dibagi dalam dua gelombang pada Sabtu dan Ahad (16-17/5/2026) dengan tajuk “Menyiapkan Generasi Qur’ani, Menyongsong Masa Depan Gemilang”.
Direktur Daerah (Dirda) LPPTKA, Muhammad Husni, dalam laporannya menyampaikan, kegiatan Munaqasyah semester pertama ini diikuti oleh 1.300 santri pada 11 Kecamatan di Kabupaten Jeneponto.
“Secara keseluruhan sebanyak 1.292 santri dinyatakan lulus, (572 laki-laki dan 720 perempuan) dan siap mengikuti Wisuda Akbar pada bulan Juni mendatang”, ujar Dirda LPPTKA BKPRMI Jeneponto, Muhammad Husni. Senin (18/5).
Lebih jauh, Husni menambahkan, suksesnya Munaqasyah periode pertama 2026 didukung oleh pendistribusian Tim Munaqisy/Penguji ke tiap kecamatan.
“Pada Munaqasyah kali ini, LPPTKA BKPRMI Jeneponto mendistribusikan 66 Munaqisy/Penguji yang telah melewati seleksi dan pelatihan pada hari kamis tanggal 14 Mei 2026,”tambah Husni.
Sementara itu, Ketua Umum DPD BKPRMI Jeneponto, Abu Bakar Halim, yang akrab disapa Bro Tate, menekankan bahwa gerakan dakwah yang masif melalui Munaqasyah ini merupakan langkah nyata BKPRMI dalam mendukung visi besar tata kelola Kabupaten Jeneponto di bawah payung tagline “Jeneponto Bahagia”.
Baginya, Visi tersebut menitikberatkan pada tatanan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Ia optimis, pembinaan TKA/TPA sebagai garda terdepan BKPRMI akan menjadi katalisator lahirnya generasi masa depan Bumi Turatea yang tangguh. Tidak sekadar unggul dan cerdas secara akademik, namun juga memiliki fondasi iman yang kokoh, berjiwa aktif, serta siap berdaya saing di era global.
“Langkah taktis DPD BKPRMI berjalan beriringan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam menyukseskan visi “Jeneponto Bahagia”. Kebangkitan dakwah dari masjid ke masjid melalui pembinaan TKA-TPA sebagai cikal bakal Remaja Masjid, diyakini bakal menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis, Bahagia Membahagiakan,”jelasnya.
Targetnya jelas, BKPRMI ingin mencetak output santri yang komplet, tangguh secara spiritual, aktif dalam kegiatan sosial keagamaan, serta memiliki daya saing kompetitif guna menyongsong masa depan daerah yang lebih Bahagia.
Di waktu yang sama, Ketua MPD BKPRMI Jeneponto, Suardi A. Kahar, mengungkapkan bahwa ujian ini digelar secara berkala setiap semester.
Ia menjelaskan bahwa semester pertama dilaksanakan pada bulan Mei dengan wisuda di bulan Juni, sedangkan semester kedua digelar November dengan wisuda di bulan Desember.
“Melalui kegiatan Munaqasyah ini juga menjadi kesempatan yang baik untuk mensosialisasikan visi-misi dan program strategis prioritas pengurus periode 2026-2031,” ujar Suardi A. Kahar.
Guna mensukseskan Munaqasyah periode pertama 2026 ini, juga diberikan infaq kepada santri dan pengelola TKA/TPA yang kurang mampu, berupa beras sebanyak 10 liter untuk santri dan 15 liter untuk pengelola TKA/TPA.














