kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Inflasi Makassar 2,51 Persen, Pangan hingga Jasa Perawatan Melonjak

Inflasi Makassar 2,51 Persen, Pangan hingga Jasa Perawatan Melonjak
Info Grafik (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tekanan inflasi di Kota Makassar masih terjadi pada April 2026, dengan kenaikan harga tahunan mencapai 2,51 persen.

Pangan, konsumsi restoran, hingga jasa perawatan pribadi menjadi kelompok yang paling mendorong kenaikan harga.

Berdasarkan data BPS per 4 Mei 2026, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Makassar tercatat di level 111,78. Inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) terjadi akibat kenaikan harga di mayoritas kelompok pengeluaran masyarakat.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan inflasi 4,66 persen. Sementara lonjakan paling tinggi tercatat pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang menembus 10,92 persen.

Kenaikan harga juga terjadi pada sektor penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 2,54 persen, pendidikan 1,27 persen, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,88 persen, serta perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,75 persen.

Selain itu, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya mengalami kenaikan 0,76 persen, kesehatan 0,60 persen, serta transportasi sebesar 0,24 persen.
Meski tekanan tahunan masih terjadi, pergerakan harga bulanan justru menunjukkan penurunan tipis. Pada April 2026, Makassar mengalami deflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,07 persen.

Sementara secara kumulatif sejak Januari hingga April 2026, tingkat inflasi year to date (y-to-d) Kota Makassar tercatat sebesar 2,10 persen.

Data ini menggambarkan beban harga kebutuhan masyarakat Makassar belum sepenuhnya mereda, terutama pada sektor konsumsi pokok dan layanan harian.

error: Content is protected !!