KabarMakassar.com — Dukungan pemerintah pusat terhadap program penataan kota di Makassar kian menguat.
Komisi V DPR RI bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang menyatakan kesiapan berkolaborasi mendukung pembenahan trotoar, kanal, hingga kawasan permukiman di bantaran sungai yang menjadi prioritas Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi menyambut positif komitmen tersebut. Ia menilai dukungan lintas lembaga menjadi faktor kunci untuk mempercepat penataan kawasan perkotaan yang selama ini bersinggungan dengan kewenangan pemerintah pusat.
“Kami sangat menyambut baik dukungan dan support yang diberikan kepada Pemerintah Kota Makassar, terutama dalam hal penataan permukiman, pinggiran jalan, dan aliran sungai,” ujarnya, Jumat (06/02).
Menurutnya, banyak persoalan tata kota tidak bisa ditangani secara parsial karena menyangkut kewenangan berbeda antarinstansi. Karena itu, forum kolaborasi menjadi ruang penting menyamakan langkah.
“Banyak kewenangan yang memang harus kita bicarakan secara lintas sektor dan lintas kewenangan,” sambungnya.
Appi menjelaskan, fokus pembahasan bersama Komisi V dan jajaran balai teknis meliputi kebersihan kanal, pola penataan bantaran sungai, hingga pengelolaan infrastruktur sanitasi.
“Contohnya bagaimana menjaga kebersihan kanal, bagaimana pola penataan yang ada di dalamnya, sampai termasuk pengelolaan IPAL Losari,” ungkap Appi.
Selain itu, penataan aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di atas trotoar juga menjadi perhatian. Pemerintah Kota, kata dia, ingin memastikan fungsi trotoar kembali optimal bagi pejalan kaki tanpa mengabaikan aspek penataan ekonomi kerakyatan.
“Penataan PKL di atas trotoar juga kita bahas. Ini menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk melihat bagaimana hak-hak masyarakat, khususnya pejalan kaki, bisa kita hormati,” tegasnya.
Ia berharap sinergi antara DPR RI, balai teknis kementerian, dan Pemkot Makassar dapat mempercepat realisasi penataan kota yang lebih terarah, terintegrasi, serta berdampak langsung pada kenyamanan dan kualitas hidup warga.













