KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi menegaskan akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap kinerja kepala sekolah usai mengukuhkan 369 kepala sekolah SD dan SMP Negeri se-Kota Makassar, dilapangan Karebosi, Selasa (23/06).
Ia meminta seluruh kepala sekolah bekerja maksimal dan bertanggung jawab dalam menjalankan amanah yang diberikan.
“Maka dari itu, Bapak Ibu sekalian, tidak henti-hentinya saya akan membuat kegiatan monitoring dan evaluasi,” tegas Appi.
Menurut Appi, evaluasi rutin diperlukan untuk memastikan seluruh persoalan pendidikan dapat ditangani secara cepat dan tepat. Pemerintah Kota Makassar berencana menggelar pertemuan berkala yang melibatkan seluruh kepala sekolah mulai dari jenjang PAUD, SD hingga SMP.
“Setiap bulannya isu-isu terhadap masalah pendidikan mulai dari PAUD, SD sampai SMP setiap bulan kita akan ketemu untuk membahas secara detail dan menyelesaikan persoalan-persoalan pendidikan yang ada di Kota Makassar,” ujarnya.
Appi menegaskan jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang menuntut integritas, kepemimpinan, dan tanggung jawab besar dalam membangun kualitas pendidikan.
Ia meminta para kepala sekolah menjadi teladan di lingkungan satuan pendidikan masing-masing, baik bagi guru, tenaga kependidikan, orang tua maupun peserta didik.
“Ketika pemimpinnya menunjukkan integritas dan ketulusan dalam bekerja, maka seluruh ekosistem sekolah akan bergerak mengikuti irama kebaikan tersebut,” katanya.
Selain itu, Ia juga menginstruksikan para kepala sekolah segera membenahi berbagai persoalan di sekolah, termasuk validitas data pegawai dan pelaksanaan program-program prioritas pendidikan.
“Saya menuntut keseriusan penuh dan berkomitmen untuk segera membenahi, merapikan, serta memperbaiki data pegawai di satuan pendidikan masing-masing. Jangan lagi ada sikap abai terhadap data yang tidak valid,” tegasnya.
Appi menargetkan Makassar menjadi daerah dengan kualitas pendidikan terbaik di Indonesia. Karena itu, ia meminta seluruh kepala sekolah menghadirkan inovasi pembelajaran dan memperkuat komunikasi dengan Dinas Pendidikan dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.
“Saya mau mendengarkan kalau orang bertanya, di mana pendidikan yang terbaik di Indonesia, saya mau jawabannya ada di Kota Makassar,” tukasnya.













