KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Luwu resmi melepas 12 atlet panjat tebing untuk berlaga pada Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) yang digelar di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Keberangkatan kontingen ini menjadi langkah awal Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Luwu dalam upaya memastikan tiket menuju Porprov 2026. Acara pelepasan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Luwu pada Selasa malam (18/11).
Dalam arahannya, Bupati Luwu Patahudding menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang akan membawa nama daerah pada ajang kualifikasi tersebut.
Dia menegaskan bahwa seluruh atlet merupakan representasi daerah dan diharapkan dapat mengukir hasil terbaik.
“Kalian adalah duta Kabupaten Luwu. Pemerintah daerah tentu memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Semoga kalian meraih prestasi terbaik di Pangkep,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan para atlet untuk tetap menjaga kondisi fisik, mental, dan sportivitas. Ia menekankan pentingnya tampil fokus tanpa tekanan berlebihan selama bertanding.
“Kita berangkat membawa nama daerah. Bertandinglah dengan enjoy, jangan tertekan, tetapi tetap serius. Jaga keselamatan dan jaga sportivitas. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kesuksesan kepada kita semua,” tambahnya.
Ketua FPTI Luwu, Sulaiman Ishak, melaporkan bahwa kontingen terdiri atas 12 atlet. Masing-masing enam putra dan enam putri.
Beberapa atlet adalah mahasiswa asal Luwu yang saat ini menempuh pendidikan di Palopo dan Makassar untuk mendapatkan akses fasilitas latihan yang lebih lengkap.
“Kami berharap dukungan Pemda ke depan, terutama terkait sarana latihan panjat tebing yang representatif di Luwu. Kami juga berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Ketua KONI atas dukungan yang diberikan kepada atlet-atlet kami,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa Pra Porprov menjadi momentum penting bagi FPTI Luwu untuk mengamankan tiket berlaga di Porprov 2026.
“Mari kita junjung sportivitas dan bertanding sebaik mungkin. Semoga FPTI Luwu bisa lolos dan berlaga di Porprov 2026,” pungkasnya.














