kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Kodim Jeneponto Akselerasi Pembangunan Jalan Tani Penghubung Desa

Kodim Jeneponto Akselerasi Pembangunan Jalan Tani Penghubung Desa
(Foto : IST)

KabarMakassar.com — Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 Kodim 1425/Jeneponto terus mengintensifkan pengerjaan infrastruktur berupa peningkatan jalan tani.

Proyek ini diproyeksikan menjadi jalur penghubung strategis antara Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke, dengan Desa Camba-camba, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto.

Hingga Jumat (24/4), personel Satgas yang terdiri dari unsur TNI dan Polri, bersama masyarakat setempat, masih berjibaku di lapangan. Fokus pengerjaan saat ini meliputi penyusunan batu dasar jalan guna memastikan ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang.

Seluruh tahapan pembangunan dilaksanakan dengan sistem gotong royong untuk memastikan efisiensi waktu dan hasil yang maksimal.

Pembangunan jalan tani ini diharapkan dapat mempermudah aksesibilitas para petani serta mengoptimalkan distribusi hasil pertanian yang selama ini menjadi kendala utama bagi masyarakat di kedua desa tersebut.

Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, menyatakan bahwa peningkatan akses jalan ini merupakan salah satu prioritas pembangunan guna mendukung produktivitas sektor pertanian.

“Jalan tani ini sangat penting bagi warga karena menjadi akses utama dalam kegiatan pertanian sehari-hari,” ungkap Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa saat memberikan konfirmasi secara resmi.

Ia menambahkan bahwa koordinasi di lapangan antara personel Satgas dan elemen masyarakat terus diperkuat guna mencapai target yang telah ditetapkan dalam kalender pengerjaan TMMD.

“Kami terus memaksimalkan pekerjaan di lapangan agar progresnya berjalan sesuai target yang telah ditentukan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menekankan bahwa pilar utama keberhasilan program TMMD ini terletak pada sinergitas dan kebersamaan antara aparat keamanan dengan masyarakat.

“Dengan gotong royong, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan dan hasilnya bisa segera dirasakan oleh warga,” jelasnya.

Menutup keterangannya, pihak Dansatgas menyampaikan optimisme bahwa infrastruktur ini akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami ingin jalan ini nantinya benar-benar membantu warga, khususnya dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua desa,” pungkasnya.

Langkah akselerasi ini merupakan wujud nyata kontribusi TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan di wilayah terisolasi demi kesejahteraan masyarakat secara merata.

Loading

error: Content is protected !!