kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Abay, Fotografer DPRD Makassar yang Gugur dalam Tragedi Kebakaran

Abay, Fotografer DPRD Makassar yang Gugur dalam Tragedi Kebakaran
Muh Akbar Basri (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Tragedi pembakaran Gedung DPRD Makassar pada Jumat (29/08) malam menyisakan duka mendalam. Dari tiga korban jiwa yang ditemukan, salah satunya adalah Muh Akbar Basri, atau akrab disapa Abay, fotografer yang selama ini mengabadikan denyut harian kerja para wakil rakyat.

Abay bukanlah pejabat tinggi, bukan pula tokoh besar. Ia hanyalah pegawai yang bekerja di balik layar, mengabadikan rapat, kunjungan, hingga momen-momen penting DPRD Kota Makassar. Di balik kameranya, ia setia merekam perjalanan pemerintahan, tanpa pernah menuntut sorotan balik.

Namun malam itu, Sabtu dini hari, nyawanya tak terselamatkan. Abay ditemukan tim Damkar setelah terjebak dalam kepulan asap pekat di tengah kobaran api yang melalap gedung DPRD. Ia datang untuk bekerja, tetapi pulang tanpa nyawa.

Detik-detik terakhirnya begitu pilu. Saat api mulai membesar, Abay sempat mengirimkan pesan suara di grup WhatsApp Media DPRD Makassar, pukul 22.21 WITA. Dengan suara terengah, ia berkata lirih, “Ya Allah, sesak napas.” Pesan singkat itu menjadi saksi bisu kepanikan dan perjuangan terakhirnya.

Kabar wafatnya Abay mengguncang banyak pihak, terutama rekan-rekannya di DPRD. Sosoknya dikenal ramah, mudah bergaul, dan selalu hadir dengan senyuman di balik lensa. Kini, lensa itu terdiam selamanya.

Anggota DPRD Kota Makassar komisi D, Odhika Cakra menuliskan “Abay baik,” sambil menampilkan stiker bunga yang gugur.

Tak hanya itu, Anggota DPRD Kota Makassar Muchlis Misbah juga menyampaikan kesedihan atas Abay yang wafat saat bertugas.

“Inalillahi wa innailaihi Raji’un, selamat jalan dik Abay, meninggal pada saat bertugas di kantor DPRD,”

Jenazah almarhum telah dibawa ke rumah duka di Jalan Balang Baru II, Kecamatan Tamalate, disambut tangis keluarga besar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemkot turut hadir memberikan penghormatan terakhir dan memastikan seluruh proses pemakaman hingga takziah mendapat dukungan penuh dari pemerintah.

“Abay bukan hanya pegawai, tetapi bagian dari perjalanan panjang DPRD Makassar. Ia meninggalkan jejak dalam setiap foto yang pernah ia ambil, jejak yang akan selalu menjadi pengingat tentang dedikasinya,” ujar Appi nama karibnya.

error: Content is protected !!