kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Appi Ingat Kebersamaan dengan Abay, Fotografer DPRD yang Gugur

Appi Ingat Kebersamaan dengan Abay, Fotografer DPRD yang Gugur
Wali Kota Makassar saat mendatangi Rumah Duka, (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Suasana duka menyelimuti Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), melayat langsung ke rumah duka salah satu pegawai Pemkot di Sekretariat DPRD Makassar.

Almarhum Muh Akbar Basri, seorang fotografer DPRD Kota Makassar, yang menjadi korban insiden saat aksi demonstrasi mahasiswa berujung pembakaran Gedung DPRD Makassar pada Jumat (29/08) malam.

Appi tiba di rumah duka yang berlokasi di Jalan Balang Baru II, Kecamatan Tamalate, pada Sabtu (30/08) sekitar pukul 06.45 WITA. Ia didampingi Sekda Makassar Andi Zulkifly Nanda, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Muhammad Roem.

Selain itu, Appi juga rencana melayat ke rumah duka korban lainya meninggal dunia atas insiden tersebut.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Makassar, saya menyampaikan duka mendalam atas wafatnya pegawai DPRD dan Pemkot Makassar,” ucapnya.

Kehadiran orang nomor satu di Makassar itu disambut penuh haru keluarga besar almarhum. Usai melayat di rumah duka Muh Akbar Basri alias Abay.

Dalam kesempatan tersebut, Appu menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Muh Akbar Basri atau Abay, yang ditemukan meninggal dunia terjebak di dalam gedung DPRD saat api membesar.

Ia menyampaikan bahwa segala hal berkaitan pemakaman hingga takziah almarhum akan dibantu oleh Pemerintah Kota.

Appi juga mengenang almarhum Ubay sebagai pribadi yang pernah dekat dengannya sejak awal meniti karier.

“Saya ingat dulu, saya ajak almarhum bergabung lewat Fraksi Golkar di DPRD. Beliau kemudian dikenal sebagai fotografer di humas DPRD dan fraksi,” kenang Appi.

Selain menyampaikan belasungkawa, Appi juga berusaha menguatkan hati keluarga yang ditinggalkan. Ia menegaskan bahwa Pemkot Makassar akan terus memberikan perhatian penuh terhadap para korban insiden naas tersebut.

error: Content is protected !!