kabarbursa.com
kabarbursa.com

Tanggapi Laporan Warga, Dua Lokasi Tambang Liar di Jeneponto Didatangi Polisi

Tanggapi Laporan Warga, Dua Lokasi Tambang Liar di Jeneponto Didatangi Polisi
Kanit Reskrim Polsek Tamalatea, Aiptu Syahrir, saat mendatangi lokasi tambang galian C di Dusun Nangka-nangka, Desa Balumbungan. (Ist).

KabarMakassar.com — Sejumlah lokasi tambang galian C di Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, didatangi Polisi.

Kedatangan petugas dari Unit Satuan Reserse Kriminal (Sat-Reskrim) Polsek Tamalatea ini guna menindaklanjuti laporan warga terkait aktivitas tambang galian C yang diduga beroperasi secara ilegal.

Dalam penelusuran tersebut, petugas terlebih dahulu menyasar lokasi tambang galian C, yang berlokasi di Dusun Nangka-nangka, Desa Balumbungan.

Namun sesampainya dilokasi, aktivitas tambang liar yang dilaporkan oleh warga ternyata sudah tak beroperasi, tetapi, sejumlah jejak galian dan satu unit ekskavator ditemukan Polisi.

Setelah menemukan bukti dilokasi pertama, polisi kemudian menyasar tambang galian C di Dusun Panaikang, Desa Lentu, Kecamatan Bontoramba. Akan tetapi, polisi kembali tak menemukan aktivitas para penambang liar.

Meski begitu, jejak-jejak aktivitas penambangan liar yang berada dilokasi masih terlihat. Setelah ditelisik, Pemilik lahan mengaku jika sebelumnya aktivitas pertambangan liat ini pernah beroperasi , namun telah berhenti sejak enam bulan terakhir.

Kanit Reskrim Polsek Tamalatea, Aiptu Syahrir mengungkapkan bahwa, kegiatan ini merupakan respon langsung atas pengaduan masyarakat.

“Laporan ini berdasarkan laporan warga yang mengkhawatirkan adanya aktivitas penambangan yang merusak lingkungan dan tidak mengantongi izin resmi,” kata Aiptu Syahrir, Sabtu (26/7) malam.

Pihaknya menegaskan akan terus melakukan monitoring dan pemeriksaan terhadap aktivitas penambangan di wilayah hukumnya,.

“Guna mencegah kerusakan lingkungan dan menindaklanjuti segala bentuk pelanggaran hukum terkait kegiatan pertambangan tanpa izin,” tegasnya.

error: Content is protected !!