KabarMakassar.com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sulawesi Selatan tengah mematangkan pelaksanaan retret politik besar yang akan diikuti oleh 24 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulsel.
Agenda ini digadang menjadi forum konsolidasi dan penyatuan arah perjuangan partai di tingkat daerah.
Ketua DPW Perindo Sulsel, Dr. Abdul Hayat Gani, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan langkah strategis memperkuat soliditas dan arah politik Perindo di tengah dinamika nasional pasca Pemilu.
“Retret ini sebagai upaya memperkuat Asta Cita Presiden Prabowo dan mendorong transformasi Perindo menjadi partai yang berorientasi pada pelayanan publik. Selain memperkuat solidaritas, kami juga ingin menyelaraskan strategi dan memantapkan konsolidasi internal menghadapi agenda politik mendatang,” ujar Abdul Hayat, Selasa (28/10).
Menurutnya, kegiatan yang akan digelar dalam waktu dekat ini juga dimaksudkan untuk mempertegas peran kader Perindo di daerah sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar mesin politik. Ia menyebut, hasil dari forum tersebut akan menjadi pedoman strategis bagi setiap pengurus DPD dalam menggerakkan struktur hingga tingkat bawah.
“Perindo di Sulawesi Selatan ingin menunjukkan bahwa politik bukan hanya soal perebutan kekuasaan, tapi soal pelayanan dan tanggung jawab terhadap rakyat,” tegas Abdul Hayat.
Melalui retret ini, Partai Perindo Sulsel menegaskan komitmennya sebagai kekuatan politik yang solid, terorganisir, dan berorientasi pelayanan publik.
“Politik itu bukan sekadar bicara kursi, tapi bicara kontribusi. Retret ini adalah langkah awal membangun struktur partai yang kuat, bersih, dan siap mengabdi,” tutup Abdul Hayat.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPW Perindo Sulsel, Sofyan, yang ditunjuk langsung sebagai penanggung jawab utama retret, menyebut bahwa kegiatan ini merupakan momentum untuk menyatukan energi politik dan arah gerak seluruh pengurus DPD.
“Retret ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi forum untuk menyatukan energi dan pandangan dari 24 pengurus DPD kami. Kami ingin memastikan seluruh struktur bergerak harmonis, solid, dan siap menghadapi tantangan politik ke depan,” kata Sofyan.
Ia menambahkan, kegiatan ini akan menjadi ruang evaluasi menyeluruh atas kinerja organisasi sekaligus menyusun langkah-langkah taktis untuk memperkuat jaringan partai di tingkat daerah. Melalui evaluasi tersebut, DPW berharap lahir strategi baru yang lebih adaptif terhadap dinamika politik dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
“Retret ini juga akan memetakan kekuatan partai di tiap daerah serta menyiapkan instrumen konsolidasi untuk memperluas basis dukungan rakyat,” jelasnya.
Di sisi lain, DPW Perindo Sulsel menegaskan bahwa hasil retret nantinya akan dijadikan acuan bersama antara tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota agar seluruh lini memiliki kesamaan visi dan arah kebijakan.
“Setelah retret ini, kami ingin semua struktur punya sense of unity yang sama. Dari pusat sampai kabupaten/kota, harus satu visi dan satu irama dalam bekerja untuk rakyat,” tambah Abdul Hayat.
Langkah Perindo Sulsel ini disebut sebagai bagian dari gerakan internalisasi nilai-nilai partai modern yakni transparan, terukur, dan berbasis pelayanan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Abdul Hayat Gani, DPW Sulsel mendorong model politik kolaboratif yang menjadikan kader partai bukan sekadar penggerak elektoral, tetapi juga agen perubahan sosial di daerah masing-masing.














