kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Warga Berua Gelar Parade Budaya, Camat Biringkanaya: Ini Momen Positif

KabarMakassar.com — Masyarakat Kota Makassar memperingati 1 April sebagai Hari Kebudayaan. Peringatan Hari Kebudayaan tahun ini mengusung tema Warna-Wani Budaya.

Seperti halnya warga di Kelurahan Berua Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar yang juga memperingati Hari Budaya dengan menyuguhkan parade budaya melalui beragam macam kue tradisonal.

Camat Biringkanaya, Benyamin B. Turupadang mengatakan, Hari Budaya merupakan momentum yang sangat baik untuk menjalin silaturahmi, sehingga meningkatkan kesatuan dan persatuan antar masyarakat dengan budaya yang beragam di Kota Makassar.

"Momentum ini merupakana momen yang sangat baik untuk kita kembali menjalin silaturahim, lewat dari ini kita bisa menjalin kesatuan dan persatuan masyarakat" Kata Benyamin seusai perayaan, Jumat (01/04).

Ia mengatakan, dengan peringatan tersebut, menjadi kesempatan bagi generasi muda dalam memaknai budaya dan warisan leluhur. Ia berharap masyrakat Biringkanaya juga dapat menanamkan budaya tidak membuang sampah sembarangan.

"Warisan budaya leluhur kita sangat banyak, dan warisan itu memberikan manfat bagi kita sekarang, terutama hal-hal positif. Budaya yang positif artinya, bagaimana budaya jangan membuang sampah semabarangan, yang biasa kita sebut makassar tidak rantasa," tambahnya.

Sementara itu Lurah Berua, S. Alhady Yusuf, mengaku pada peringatan tahun ini, warga Berua juga turut memeriahkan program 1000 Gandrang Bulo.
 
"Alhamdulillah kita telah mensukseskan program pemerintah yaitu program Ganrang Bulo di Seribu lorong, dan kami di Kelurahan Berua telah menyiapkan agar semua terlaksana," kata Alhady.

Ketua RT4/RW6 Kelurahan Berua, Masdir berharap di momentum kebudayaan ini, Pemuda Kota Makassar tidak melupakan budaya lokalnya khususnya juga budaya yang terdapat di Sulsel.

"Terkait hari kebudayaan ini agar bagaimana budaya-budaya kita, khususnya di Makassar, agar tetap hidup dalam lingkungan keluarga besar di kota Makassar, dan di harapkan kepada anak-anak kita agar tidak melupakan budaya-budaya lokal, budaya daerah yang ada di Sulsel ini," pungkasnya.

error: Content is protected !!