KabarMakassar.com — Dorongan penguatan layanan kesehatan ibu dan anak mencuat dari warga Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang.
Mereka mengusulkan pengadaan Posyandu Induk guna memaksimalkan pelayanan dasar di wilayah tersebut. Aspirasi itu disampaikan langsung kepada Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati, Kamis (12/02).
Selain itu isu kesehatan, warga juga menyampaikan sejumlah persoalan lain, mulai dari kemacetan akibat parkir kendaraan yang melewati badan jalan, insentif bagi guru TPA, hingga harapan adanya keringanan iuran BPJS Kesehatan. Berbagai keluhan itu disampaikan dalam dialog terbuka yang dihadiri unsur kelurahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, RT/RW dan warga setempat.
Hj Umiyati menegaskan, seluruh masukan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan sesuai kewenangan di DPRD. Ia menyebut kebutuhan Posyandu Induk menjadi salah satu aspirasi yang mendapat perhatian serius.
“Insya Allah semua aspirasi ini akan kami kawal. Tentu ada mekanisme dan skala prioritas, namun setiap masukan masyarakat menjadi catatan penting bagi kami,” tegasnya.
Politisi Fraksi PPP itu meminta pihak kelurahan segera menyiapkan usulan administratif agar rencana pembangunan Posyandu Induk bisa masuk dalam perencanaan anggaran pemerintah kota. Menurutnya, langkah tersebut penting agar proses penganggaran memiliki dasar dokumen yang jelas.
Di sektor pendidikan keagamaan, ia juga menyoroti usulan insentif bagi guru TPA. Peran mereka dinilai strategis dalam membina karakter dan pendidikan agama anak di lingkungan masyarakat.
Sementara terkait persoalan parkir yang memicu kemacetan, Hj Umiyati mendorong koordinasi antara kelurahan, kecamatan dan instansi teknis guna mencari solusi penataan tanpa merugikan warga.
Menanggapi pertanyaan soal pemutihan iuran BPJS Kesehatan, ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut umumnya merupakan program pemerintah dengan syarat tertentu.
“Warga sebaiknya memastikan status kepesertaan dan aktif berkoordinasi dengan kelurahan maupun dinas sosial untuk mengetahui program bantuan iuran yang tersedia,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terlebih di musim penghujan yang rawan genangan dan banjir akibat saluran tersumbat sampah.
“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai drainase tersumbat karena sampah lalu memicu banjir,” pungkasnya.














