kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

PHRI Sebut MHM Dongkrak Ekonomi Makassar, Hotel dan Kuliner Panen Cuan

PHRI Sebut MHM Dongkrak Ekonomi Makassar, Hotel dan Kuliner Panen Cuan
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) disebut memberi efek ekonomi bagi sektor perhotelan dan kuliner di Kota Makassar.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan mencatat tingkat hunian hotel mengalami lonjakan signifikan selama event sport tourism tersebut berlangsung.

Hal tersebut disampaikan, usai pernyataan Anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Makassar, Azwar Rasmin, mempertanyakan besarnya penggunaan dana daerah untuk event olahraga tersebut di tengah banyak persoalan pendidikan dan kesehatan yang dinilai lebih mendesak.

Ketua BPD PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, mengatakan hampir seluruh hotel di kawasan pusat kota hingga wilayah pesisir mengalami okupansi tinggi, bahkan sebagian penuh akibat membludaknya peserta dari luar daerah.

“Makassar Half Marathon ini bukan sekadar event olahraga, tetapi telah menjadi penggerak ekonomi. Kami melihat langsung dampaknya terhadap okupansi hotel, restoran, hingga aktivitas pelaku usaha,” kata Anggiat dalam keterangannya, Sabtu (09/05).

Menurutnya, peningkatan hunian hotel tidak hanya dirasakan hotel berbintang, tetapi juga akomodasi non-bintang yang ikut menikmati lonjakan tamu selama gelaran berlangsung.

“Efeknya merata. Hotel non-bintang juga ikut menikmati peningkatan tamu. Ini menunjukkan event seperti MHM memberi manfaat luas bagi industri pariwisata dan masyarakat,” ujarnya.

PHRI memperkirakan tingkat okupansi hotel selama pelaksanaan MHM meningkat di kisaran 10 hingga 15 persen. Kenaikan itu dipicu tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah, termasuk mancanegara.

Anggiat menyebut peserta lokal pun turut menyumbang kenaikan permintaan kamar hotel, terutama mereka yang memilih menginap di sekitar area start dan finish demi kemudahan mobilitas saat perlombaan dimulai sejak dini hari.

“Kami optimistis event seperti ini sangat berdampak bagi industri perhotelan. Kenaikan okupansi 10 sampai 15 persen itu angka yang sangat positif untuk Makassar,” jelasnya.

Selain dampak ekonomi langsung, PHRI juga menilai Makassar Half Marathon menjadi media promosi efektif bagi Kota Makassar. Dengan sekitar 12 ribu peserta yang hadir, eksposur kota dinilai meningkat melalui konten media sosial yang dibagikan peserta.

“Hampir 12 ribu orang datang dan membagikan pengalaman mereka tentang Makassar. Ini promosi besar yang ikut memperkuat citra Makassar sebagai kota sport tourism,” tukas Anggiat.

error: Content is protected !!