kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Tim Sergap Sulsel Rutin Pertemuan Dukung Ganjar Capres 2024

KabarToraya.com — Tim relawan Sedulur Ganjar Pranowo (Sergap) DPW Sulsel terus melakukan pertemuan intens guna untuk mendukung Ganjar Pranowo menjadi calon presiden 2024 pemilu mendatang. Dalam pertemuan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum DPW Sulsel Sergap, Yoel Belo SH, MH.

Lawyer asal Toraja ini mampu mengajak seluruh pengurus inti dan tim relawan agar semakin kompak dalam menyusun rencana mendukung Ganjar sebagai Capres 2024. Hadir mendampingi Ketua umumnya  Sekretaris Alres Ronaldy V Baba, Bendahara Sherly Herman.

"Kita kumpul dan kita bahas apa-apa yang menjadi persiapan kita, apalagi ada beberapa program-program yang akan kita langsanakan dalam waktu dekat. Karena ini penting untuk kita lakukan makanya kami bersama-sama tim inti relawan Sergap secara rutin bertemu dan berdiskusi,"ucap Yoel Belo, Senin (24/10). 

Yoel Belo menambahkan jika kedepan beberapa tim relawan mempersiapkan konsep agar Gubernur Jawa Tengah ini kuat untuk dimenangkan di Sulawesi Selatan dengan soliditas yang tinggi. 

"Kami juga apresiasi teman-teman tim inti yang hadir dan siap membentuk tim-tim relawan dibeberapa daerah di Sulsel, ini yang membuat kami juga semangat bekerja untuk memenangkan pak Ganjar," tutup Belo.

Mantap akan dukungan Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 seiring dengan tingkat elektabilitas Ganjar Pranowo dari hasil survei SMRC, Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengatakan hasil survei dalam simulasi tiga nama menunjukkan elektabilitas Ganjar mencapai 32,1 persen, Prabowo Subianto 27,5 persen, dan Anies Baswedan 26 persen. Sedangkan ada 14,4 persen yang belum menjawab atau tidak tahu. 

"Dalam satu setengah tahun terakhir, dukungan pada Ganjar mengalami kenaikan dari 25,5 persen pada Mei 2021 menjadi 32,1 persen pada Oktober 2022," kata Deni dalam keterangannya yang diterima pada Senin (24/10). Dengan demikian, elektabilitas Anies berada di bawah Ganjar walau Anies telah dideklarasikan sebagai Capres oleh Partai NasDem.

error: Content is protected !!