kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Terseret 16 KM, Satu Korban Jiwa Longsor Parangloe Kembali Ditemukan

KabarMakassar.com — Tim SAR Kabupaten Gowa kembali berhasil menemukan satu korban tanah longsor Parangloe, Senin  (21/11) dini hari.

Korban diketahui berinisial MR (6) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban terseret sejauh 16 kilometer dari lokasi kejadian di Desa Lonjoboko.

Kepala Kantor Basarnas Kelas A Makassar Djunaedi saat dikonfirmasi membenarkan penemuan satu korban tersebut.

"Jenazah korban ditemukan sekitar 16 kilometer dari lokasi kejadian. Tepatnya di dekat pintu air bendungan Bili-bili Gowa," ungkap Djunaedi, Senin (21/11).

Dimetahui, hingga saat ini, jumlah korban jiwa akibat longsor di poros Malino tersebut berjumlah 7 orang.

"Proses pencarian selama lima hari melibatkan puluhan Tim Sar Gabungan berbagai unsur dari Basarnas, Polri, TNI, Pemda Gowa hingga Pemprov Sulsel, serta organisasi potensi SAR lainnya ikut memberi dukungan dalam pencarian," katanya.

Menurutnya, selama proses pencarian tim SAR gabungan juga sempat mengalami kendala akibat akses di sekitar titik pascalongsor.

Dimana sebanyak dua alat berat ekskavator digunakan untuk membuka akses dan memindahkan material longsor di lokasi kejadian untuk kelancaran proses pencarian korban.

"Hari ini seluruh tim SAR gabungan kita dihentikan mengingat tidak ada lagi laporan warga terkait korban yang hilang," tandas Djunaedi.

Untuk diketahui adapun tujuh korban jiwa dalam longsor di Parangloe yakni  N (24) warga Borong Sapiria, Na  (47) warga Borong Sapiria, S (38) warga Kunyika, DN (60) warga Kunyika, J (37) warga Borong Sapiria, NS (25) warga Borong Sapiria,  dan MR (6) warga Borong Sapiria.

error: Content is protected !!