kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Tersangka Pelaku Pembunuhan Istri di Mamuju Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Otopsi

Tersangka Pelaku Pembunuhan Istri di Mamuju Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Otopsi
Keluarga tersangka pembunhan istri di Mamuju menolak otopsi (Dok : Ist).

KabarMakassar.com — Terduga pelaku pembunuhan, Bidin (47), yang diduga kuat menghabisi nyawa istrinya sendiri, Mardina, di Dusun Dolangan Desa Saletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, dikabarkan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara pada Rabu dini hari (04/06).

Syahran, yang merupakan saudara kandung almarhum Bidin sebagai perwakilan keluarga menyatakan menerima kematian almarhum dan menolak untuk dilakukan autopsi.

Sebagai informasi, peristiwa tragis ini bermula pada Selasa subuh (03/06), ketika Mardina ditemukan tewas di kediamannya.

Dalam pemeriksaan awal oleh penyidik, Bidin mengakui perbuatannya yang menyebabkan istrinya meninggal dunia. Kepolisian pun langsung mengamankan tersangka untuk proses hukum lebih lanjut.

Dikonfirmasi Kasi Humas Polresta Mamuju IPDA Herman Basir membenarkan terduga pelaku pembunuhan atas nama Bidin (47) meninggal dunia di RS Bhayangkara polda Sulbar

“Bahwa benar pada malam harinya sekitar pukul 22.00 WITA, setelah memberikan keterangan kepada penyidik, terduga pelaku dibawa ke RS Bhayangkara,” katanya.

Kekhawatiran Penyidik membawa terduga pelaku ke RS Bhayangkara mengingat Bidin sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum racun saat melarikan diri ke kebun milik warga usai kejadian pembunuhan dan sempat mendapat tindakan persekusi oleh warga setempat.

Mengantisipasi adanya risiko kematian, penyidik membawa tersangka ke RS Bhayangkara sesaat setelah diperiksa untuk mendapatkan penanganan medis.

“Sayangnya, meskipun telah mendapatkan perawatan intensif, pada pukul 04.00 WITA Bidin dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis akibat sesak napas yang dialaminya,”ungkap IPDA Herman.

Hingga saat ini, jenazah Bidin telah menjalani proses pemeriksaan oleh dokter forensik. Pemeriksaan tersebut meliputi CT scan, pemeriksaan fisik luar, serta analisis urine guna memastikan penyebab pasti kematiannya.

Ditempat yang sama dr Mauluddin (dokter forensik) mengatakan, dari hasil pemeriksaan urine ditemukan adanya kandungan zat berbahaya

Sedangkan hasil pemeriksaan fisik luar dan CT scan tidak ditemukan adanya luka fatal yang mengakibatkan pelaku meninggal dunia.

error: Content is protected !!