kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Tanamkan Literasi Keuangan, BI-Pemkab Bantaeng Edukasi Guru Hingga ke Ruang Kelas

Tanamkan Literasi Keuangan, BI-Pemkab Bantaeng Edukasi Guru Hingga ke Ruang Kelas
Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H. Abdul Wahab bersama Asisten Direktur Tim Implementasi PUR Bank Indonesia, Ayub Pelita Hati saat menggelar Program Non Stop Education (NSE). (Ist).

​KabarMakassar.com — Di tengah hiruk pikuk kemajuan teknologi dan gaya hidup digital, pemahaman dasar akan nilai-nilai mata uang Rupiah tak boleh luntur. Inilah semangat yang diusung oleh Bank Indonesia melalui Program Non Stop Education (NSE), yang secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H. Abdul Wahab, Sabtu (30/8).

​Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng ini bukan sekadar pelatihan biasa karena juga dihadiri oleh ratusan guru dari jenjang SD hingga SMA di Kabupaten Bantaeng dan Jeneponto. Program ini sekaligus menjadi jembatan bagi para pendidik untuk memahami lebih dalam makna Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.

​Dalam sambutannya, Abdul Wahab menekankan pentingnya peran guru sebagai garda terdepan dalam menanamkan literasi keuangan sejak dini.

“Penting bagi guru untuk membekali siswa dengan pemahaman tentang sistem pembayaran digital yang semakin umum digunakan. Dengan dukungan penuh dari Bank Indonesia, mari kita bersama-sama membangun generasi yang cerdas, bijak, dan siap berperan aktif dalam kemajuan ekonomi bangsa,” ujarnya.

​Materi yang disampaikan pun dikemas menarik. Ayub Pelita Hati, Asisten Direktur Tim Implementasi PUR dari Bank Indonesia, tidak hanya menjelaskan peran bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga mengenalkan cara merawat Rupiah melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) dan 5J (Jangan Dilipat, Jangan Distapler, Jangan Dicoret, Jangan Dibasahi, dan Jangan Diremas).

​Antusiasme para guru terlihat jelas, terutama saat sesi tanya jawab. Banyak dari mereka yang menyadari bahwa pemahaman tentang Rupiah seringkali hanya sebatas alat transaksi, padahal di baliknya tersimpan cerita dan makna kebangsaan.

​Program NSE ini bukan hanya sekadar menambah wawasan, tetapi juga menumbuhkan rasa kepemilikan dan kebanggaan terhadap mata uang negara. Setelah mengikuti pelatihan ini, para guru diharapkan dapat menjadi “duta” yang mampu menularkan semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada siswa-siswi di sekolah. Dari ruang kelas, dari tangan para guru, semangat ini akan terus menyebar dan menguatkan fondasi ekonomi masa depan bangsa.

error: Content is protected !!