KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menyiapkan pembangunan saluran induk di Kecamatan Moncongloe sebagai langkah strategis untuk mengatasi persoalan banjir yang acap kali terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Maros, Muetazim Mansyur, Senin (09/12).
“Saluran induk dirancang sebagai jalur utama pembuangan air dari titik-titik genangan yang ada di kawasan Moncongloe,” ujarnya.
Desain awal telah disusun dengan rencana jalur yang melintasi sejumlah kawasan perumahan, misalnya Findaria, Royal, dan Perdos, agar sistem drainase di wilayah tersebut dapat saling terhubung dan berfungsi optimal.
Dinas Pekerjaan Umum saat ini masih melakukan perhitungan teknis serta penyusunan kebutuhan anggaran.
“Keterbatasan transfer dana dari pemerintah pusat menjadi tantangan, sehingga perencanaan harus dilakukan secara matang agar pelaksanaan proyek berjalan efektif dan tepat sasaran,” paparnya.
Sejumlah pengembang kawasan menyatakan dukungan serta kesiapan berkontribusi secara swadaya, terutama apabila jalur saluran induk melintasi area yang mereka kelola.
Kepala Dinas PUTRPP Maros, Muhammad Alfian Amri, menyampaikan, bahwa para pengembang sudah sepakat menghubungkan saluran drainase di kawasan masing-masing sebagai langkah awal mengurangi genangan.
Pembiayaan awal dilakukan secara swadaya sembari menunggu pembangunan saluran induk sebagai solusi jangka panjang.
Tak hanya itu, Pemkab Maros juga tengah menyusun master plan drainase yang akan dimasukkan dalam revisi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai dasar pengembangan sistem drainase terpadu.
Alfian menjelaskan, banjir di Moncongloe dipicu keterbatasan kapasitas saluran pembuangan juga karena pesatnya perkembangan kawasan tanpa perencanaan tata ruang yang komprehensif.
Pemerintah pun sudah menyiapkan rencana aksi agar pekerjaan teknis dapat segera dilaksanakan.














