Indeks
News  

Serapan Anggaran Hanya Capai 20 Persen, Danny : Maksimalkan di Perubahan

Danny Pomanto Evaluasi Besar-Besaran Pejabat Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto, saat ditemui di Balai Kota Makassar (Dok : Hanifah KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Serapan anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada semester pertama 2024 masih berada di angka 20 persen.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyatakan bahwa kondisi ini disebabkan oleh strategi penundaan sejumlah alokasi anggaran yang akan dimasukkan pada perubahan anggaran nanti.

“Kita menunda sekitar Rp800 miliar untuk dimasukkan pada perubahan. Begitu sudah masuk di perubahan, langsung kita klik dan serapan akan langsung mencapai 100 persen (untuk dana Rp800 miliar) Jadi, meski sekarang terlihat rendah, nanti akan ada lonjakan signifikan,” ungkap Danny.

Lebih lanjut, Danny menjelaskan bahwa beberapa sektor seperti barang dan jasa sudah menunjukkan kemajuan dengan serapan mencapai lebih dari 50 persen setelah dilakukan evaluasi saat rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebelumnya.

“Ini sudah pertengahan tahun, persis bulan Juni, hampir 60 persen. Kita optimis serapan anggaran akan meningkat tajam pada bulan Juli hingga Agustus,” jelasnya.

Dalam rapat sebelumnya dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Danny menekankan pentingnya rasionalisasi anggaran. Salah satu langkah yang diambil adalah menghold sementara program yang tidak maksimal seperti Damkar Lorong, dan mengalihkan fokus pada pembelian fasilitas pemadam kebakaran yang lebih efektif.

Selain itu, Danny juga mengarahkan OPD untuk memprioritaskan pembelian motor listrik sampah dengan kontainer hidrolik, pemasangan panel surya, serta mendukung proyek pembangunan stadion dan ducting sharing.

Tidak kalah penting, dukungan terhadap kegiatan Lomba Kelurahan dan acara F8 juga menjadi perhatian utama sebagai bagian dari program pemerintah kota.

“Saya terangkan supaya semua paham betul. Bahwa yang kita buat ini untuk kota, untuk penghematan, untuk maksimalkan pendapatan,” tegas Danny.

Langkah-langkah yang diambil oleh Pemkot Makassar ini menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan efisiensi anggaran dan mendukung pembangunan kota secara berkelanjutan.

error: Content is protected !!
Exit mobile version