KabarMakassar.com — Penunjukan Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Selatan II, Andi Muzakkir Aqil, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar dinilai menjadi langkah strategis Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk memperkuat fondasi organisasi di salah satu daerah dengan dinamika politik paling tinggi di Sulawesi Selatan.
Pengamat politik Asratillah menilai keputusan DPP tersebut tidak hanya sebatas pergantian kepemimpinan, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun kembali kekuatan organisasi menjelang berbagai agenda politik ke depan.
Menurutnya, Makassar memiliki posisi penting sebagai barometer politik Sulawesi Selatan sehingga membutuhkan kepemimpinan yang mampu mengonsolidasikan seluruh elemen partai.
“Penunjukan Andi Muzakkir Aqil sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar menandai dimulainya babak baru bagi Demokrat di Makassar. Penyegaran kepemimpinan merupakan kebutuhan organisasi agar partai tidak kehilangan momentum dalam menghadapi perubahan konstelasi politik yang terus bergerak,” kata Asratillah dalam keterangannya, Minggu (26/07).
Ia menegaskan, tantangan partai politik saat ini tidak hanya berorientasi pada kemenangan dalam kontestasi elektoral, tetapi juga memastikan organisasi berjalan aktif, solid, dan memiliki kedekatan dengan masyarakat.
“Makassar merupakan barometer politik Sulawesi Selatan. Karena itu, penguatan DPC menjadi sangat penting. Saya berharap kepemimpinan baru ini mampu melakukan konsolidasi secara menyeluruh, mengaktifkan kembali seluruh perangkat organisasi, memperkuat komunikasi dengan kader, serta membangun kedekatan yang lebih intens dengan masyarakat. Jika mesin partai bekerja secara optimal, Demokrat akan memiliki modal yang kuat menghadapi agenda politik berikutnya,” ujarnya.
Asratillah menambahkan, kepercayaan yang diberikan DPP menunjukkan keyakinan partai terhadap kapasitas kepemimpinan dan pengalaman politik Andi Muzakkir Aqil yang saat ini juga bertugas sebagai anggota Komisi XII DPR RI.
“Penugasan ini mencerminkan kepercayaan DPP kepada kader yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan pengalaman politik di tingkat nasional. Dengan dukungan seluruh kader, saya optimistis Andi Muzakkir Aqil mampu membawa Partai Demokrat Kota Makassar menjadi organisasi yang semakin solid, modern, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Menurutnya, langkah tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa DPP Partai Demokrat terus melakukan pembenahan organisasi secara berkelanjutan melalui penguatan struktur kepengurusan di daerah. Strategi itu dinilai penting untuk menjaga soliditas internal sekaligus memperkuat daya saing partai dalam menghadapi dinamika politik di tingkat lokal maupun nasional.
Penunjukan Andi Muzakkir Aqil ditetapkan melalui Surat Keputusan DPP Partai Demokrat yang diserahkan di Jakarta pada Minggu (26/7). SK tersebut diserahkan oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron bersama Sekretaris I Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat, I Made Rai Edi Astawa.
Surat keputusan itu ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekjen Herman Khaeron sebagai mandat kepada Andi Muzakkir Aqil untuk memimpin proses konsolidasi, pembinaan organisasi, serta penguatan struktur Partai Demokrat di Kota Makassar.
Penyerahan SK dilakukan usai pelaksanaan Commanders Call DPP Partai Demokrat di Trans Hotel Cibubur pada 25 Juli 2026 yang dihadiri jajaran pimpinan partai dari berbagai daerah sebagai forum konsolidasi nasional menghadapi agenda politik mendatang.
Sebelumnya, posisi Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar sempat diemban Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham. Namun, Aliyah memilih mengundurkan diri dari jabatan tersebut sehingga DPP menunjuk Andi Muzakkir Aqil untuk melanjutkan kepemimpinan sementara di tingkat DPC.
