Indeks

PKS Makassar Lantik 15 DPC, Andi Hadi: Perkuat Partai hingga Tingkat Lorong

PKS Makassar Lantik 15 DPC, Andi Hadi: Perkuat Partai hingga Tingkat Lorong
Suasana Pelantikan 15 DPC PKS se-Makassar (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar resmi melantik pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Kota Makassar untuk masa bakti 2026-2030, di hotel Karebosi Premier, Minggu (26/07).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah konsolidasi internal guna memperkuat mesin partai hingga tingkat kecamatan dan lorong.

Pelantikan didasarkan pada Surat Keputusan DPD PKS Kota Makassar Nomor 238.PC/SK.AS21.DPDPKS.Makassar.2026 yang menetapkan kepengurusan DPC se-Kota Makassar.

Struktur baru itu diberikan mandat menyusun program kerja, memperkuat kaderisasi, merekrut anggota baru, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua DPD PKS Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, mengatakan pengurus DPC yang baru dilantik harus menjadi ujung tombak konsolidasi partai di tingkat akar rumput.

Menurutnya, kekuatan PKS tidak ditentukan oleh aktivitas seremonial maupun alat peraga, melainkan kerja nyata kader di tengah masyarakat.

“Kemenangan PKS di Makassar tidak akan ditentukan oleh banyaknya baliho di jalan-jalan protokol, tapi oleh resopa, kerja keras yang menembus 153 kelurahan, menyusuri lorong demi lorong dan kompleks demi kompleks,” kata Andi Hadi.

Ia menegaskan seluruh DPC diarahkan menjalankan strategi nasional PKS yang dirumuskan dalam konsep K2P2, yakni kader, kaderisasi, dan pelayanan publik. Konsep tersebut menjadi pedoman seluruh struktur partai dari tingkat pusat hingga daerah.

Menurut Andi Hadi, penguatan kader menjadi fondasi utama sebelum berbicara mengenai pelayanan kepada masyarakat.

“Tidak ada pelayanan publik yang bagus tanpa kader yang terbina kuat. Karena itu setiap DPC harus memastikan kadernya kokoh, militan, dan berakhlak,” ujarnya.

Selain memperkuat kader yang sudah ada, DPC juga diminta memperluas rekrutmen anggota melalui berbagai program kaderisasi. Pengurus kecamatan didorong membangun ruang pembinaan bagi generasi muda sekaligus melahirkan calon pemimpin baru di tingkat lorong.

“Tugas DPC bukan hanya mengurus yang sudah ada, tetapi juga melahirkan kader baru. Kita harus membuka pintu selebar-lebarnya bagi warga Makassar yang ingin bergabung dengan PKS,” tegasnya.

Di bidang pelayanan publik, Andi Hadi meminta setiap DPC aktif hadir menjawab persoalan masyarakat. Ia menyebut pengurus partai harus terlibat dalam pendampingan keluarga, penguatan UMKM, hingga mengawal berbagai persoalan perkotaan.

“DPC harus menjadi jembatan aspirasi rakyat untuk mengawal persoalan banjir, persampahan, kanal, dan berbagai masalah sosial yang dihadapi masyarakat Kota Makassar,” katanya.

Ia juga menginstruksikan agar sekretariat maupun rumah pengurus DPC difungsikan sebagai pusat aktivitas kaderisasi dan pelayanan masyarakat.

“Jangan jadikan rumah-rumah kita hanya sebagai tempat tidur, tetapi jadikan sebagai pusat kaderisasi, pelayanan, dan advokasi bagi masyarakat,” ucap Andi Hadi.

Pelantikan DPC PKS se-Kota Makassar turut dihadiri sejumlah kader dan legislator PKS, di antaranya Anggota DPRD Sulawesi Selatan Fraksi PKS Yeni Rahman serta Anggota DPRD Kota Makassar Fraksi PKS Hartono, Azwar Rasmin, Adi Akbar dan Rezki Nur.

error: Content is protected !!
Exit mobile version