Indeks
News  

Ketua PKK Toraja Utara Dorong Pengembangan SDM dan Perlindungan Anak

Ketua PKK Toraja Utara Dorong Pengembangan SDM dan Perlindungan Anak
Foto bersama Ketua PKK Toraja Utara (Torut) Damayanti Batti Palimbong bersama wakil ketua PKK Torut Jeni R popang yang tampil mengenakan busana adat Toraja dari tenun pa'borong dan pa' bunga bunga asli dari Sa'dan.

KabarMakassar.com — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Toraja Utara, Damayanti Batti Palimbong, mengajak masyarakat terus mengembangkan potensi daerah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Harapan itu disampaikan Damayanti seusai menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Toraja Utara, Sabtu (25/7).

Menurutnya, Toraja Utara memiliki kekayaan alam dan sumber daya manusia yang besar. Namun, potensi tersebut perlu terus diasah melalui proses belajar, bekerja, dan menghasilkan karya sesuai bidang masing-masing.

“Semoga masyarakatnya selalu bersyukur kita punya daerah yang kaya, baik alam dan sumber daya manusianya, dan kita dapat meningkatkan potensi kita,” ujar Damayanti.

Ia menilai peningkatan kemampuan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan Toraja Utara. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan produktivitas.

Selain pengembangan sumber daya manusia, Damayanti turut menyoroti kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masih terjadi di Toraja Utara, terutama kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Ia meminta seluruh elemen masyarakat berperan aktif memberikan informasi dan melaporkan setiap dugaan kekerasan yang terjadi di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, perlindungan terhadap perempuan dan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian bersama agar korban memperoleh pendampingan dan penanganan yang tepat.

Damayanti mengatakan, TP PKK Toraja Utara akan semakin gencar melakukan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui kegiatan kemasyarakatan, pelayanan posyandu, serta kunjungan ke sekolah-sekolah.

“Kedepan kita akan terus sosialisasi ke masyarakat jika terjadi sesuatu mereka bisa mengadu kemana dan posisi dimana, pengaduannya kemana, dan kita akan kawal,” tuturnya.

Sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai saluran pengaduan dan mekanisme pendampingan bagi korban kekerasan.

Damayanti berharap momentum HUT ke-18 Toraja Utara dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, sekolah, dan keluarga dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak.

error: Content is protected !!
Exit mobile version