KabarMakassar.com — Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) Jufri Rahman berpamitan kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sulsel dalam Apel Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (17/9/2026).
Apel HKN tersebut menjadi kali terakhir Jufri Rahman bertindak sebagai pemimpin apel sebelum memasuki masa purnabakti pada 1 Oktober 2026.
Jufri Rahman menyampaikan pesan perpisahan di hadapan ratusan ASN yang mengikuti apel. Ia mengatakan momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya masa kedinasannya sebagai Sekprov Sulsel.
“Hari ini upacara terakhir saya sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan sebelum memasuki masa purnabakti,” ujar Jufri yang mengenakan pakaian Korpri di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar.
Menjelang usia 60 tahun, Jufri akan mengakhiri masa kedinasannya sebagai aparatur sipil negara. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa setiap perjalanan pengabdian memiliki waktunya untuk berakhir.
“Hari ini dengan kesadaran bahwa setiap perjumpaan pada akhirnya akan menemukan kata selesai dan setiap pengabdian pada waktunya akan sampai pada kata purna,” katanya.
Jufri menegaskan berakhirnya masa kedinasan tidak berarti berakhir pula pengabdiannya kepada Sulawesi Selatan. Ia menyebut purnabakti hanya menandai perubahan bentuk pengabdian yang selama ini dijalankannya melalui jabatan pemerintahan.
“Yang berakhir itu jabatan bukan pengabdian. Yang selesai masa kedinasan, bukan kecintaan kepada Sulawesi Selatan,” tuturnya.
Menurut Jufri, setelah purnabakti dirinya tetap dapat memberikan kontribusi kepada daerah melalui keteladanan di tengah masyarakat.
“Purnabakti hanya cara mengubah cara mengabdi. Dulu saya mengabdi melalui jabatan. Ke depan saya mengabdi dari keteladanan,” jelasnya.
Usai apel, Jufri Rahman menyapa sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN yang hadir. Sejumlah pegawai juga menghampirinya untuk bersalaman dan mengabadikan momen bersama.













