KabarMakassar.com — Pada penantian arah suku bunga yang segera disampaikan oleh Bank Indonesia (BI), rupiah kini menguat terbatas pada awal perdagangan, Selasa (17/03).
Terpantau, nilai tukar rupiah naik tipis sebanyak 0,12 persen atas dolar Amerika Serikat di pasar spot seiring mayoritas mata uang di pasar Asia.
Kini, indeks dolar Amerika Serikat melanjutkan penguatan sebanyak 0,19 persen ke 99,9. Diketahui, walau dolar Amerika Serikat menguat, keberagaman terlihat pada pergerakan mata uang pasar Asia.
Terjadi penguatan pada baht Thailand, peso Filipina, yuan China, dolar Taiwan, ringgit Malaysia, hingga rupiah. Pelemahan terjadi pada dolar Singapura dan yen Jepang.
Pada perdagangan pagi ini, penguatan terbatas rupiah disokong oleh faktor teknikal serta ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga yang segera diumumkan oleh BI. Saat ini pasar condong mengambil posisi lebih defensif jelang pengumuman.
Diproyeksikan, BI bakal mempertahankan suku bunga acuan di 4,75 persen dalam menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global.
Ekspektasi terhadap BI, terutamanya dalam menjaga kebijakan moneter yang ketat, cenderung memberi dukungan atas rupiah.














