KabarMakassar.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Komisi C, Ray Suryadi Arsyad, mendesak Pemerintah Kota Makassar segera melakukan revitalisasi menyeluruh terhadap Pasar Ikan Makassar, jalan Pelelangan Paotere, Gusung, Kota Makassar.
Ia menilai kondisi pasar ikan tersebut sudah berada pada level darurat dan tidak lagi layak sebagai pusat distribusi pangan.
Ray mengungkapkan, kondisi fisik pasar sangat memprihatinkan. Pedagang harus menghadapi panas dan hujan secara langsung karena minimnya fasilitas dasar yang memadai.
“Kalau hujan, pedagang kehujanan. Kalau panas, kepanasan. Ini sudah sangat mengkhawatirkan dan butuh gerak cepat dari pemerintah kota,” kata Ray, Selasa (27/01).
Menurutnya, kondisi ini ironis mengingat Pasar Ikan Paotere merupakan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar dengan potensi lebih dari Rp1 miliar per tahun. Karena itu, ia menekankan pentingnya timbal balik dari pemerintah kepada masyarakat dan pedagang yang selama ini menopang pendapatan daerah.
“Masyarakat di sana menyumbang PAD untuk pembangunan kota. Sudah seharusnya ada feedback yang mereka rasakan. Paling tidak pasar ini dibangun secara layak dan standar, supaya kebersihan dan kualitas sumber pangan bisa terjaga, kalau kita kesana pasti langsung tahu kalau ini perlu di benahi tanpa penjelasan, karena memang sudah urgent,” tegasnya.
Ray menyebutkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Dinas Perikanan Kota Makassar dan pengelola aset terkait kemungkinan pembenahan pasar.
Ia mengaku mendapat respons positif dan berharap aset pasar tersebut dapat kembali dikelola penuh oleh pemerintah kota.
“Kami sudah menyatakan ini kondisi darurat. Kami berharap ada jawaban cepat dari Pemkot, karena yang kita bicarakan adalah kelayakan hidup masyarakat di sana,” ujarnya.
Terkait prioritas pembenahan, Ray menegaskan hampir seluruh aspek pasar perlu dibenahi. Mulai dari sanitasi, ketersediaan air bersih, lapak penjualan yang layak, hingga fasilitas pendukung rantai dingin untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.
“Ini bahan pangan. Harus ada sanitasi yang baik, air bersih, lapak yang standar, misalnya meja beton. Bahkan es untuk menjaga rantai dingin juga penting. Kemarin saya lihat, masih ada yang jual ikan langsung di lantai,” tukas Ray.














