KabarMakassar.com — Polsek Biringkanaya memperketat pengamanan pada tahapan pendaftaran calon ketua RT/RW yang berlangsung di seluruh kelurahan di wilayah Kecamatan Biringkanaya, Senin (24/11).
Pengawasan lapangan dilakukan secara langsung oleh Kapolsek Biringkanaya, AKP Andik Wahyu Cahyono, untuk memastikan proses berjalan aman, tertib, dan bebas dari potensi gangguan kamtibmas.
Tahapan pendaftaran ini menjadi salah satu fase krusial dalam proses pemilihan ketua RT/RW Kota Makassar yang akan digelar pada awal Desember 2025 dan dipilih langsung oleh warga. Setiap kantor lurah di Biringkanaya mulai menerima pendaftaran calon sejak pekan ini, yang kemudian menjadi fokus pengamanan aparat kepolisian.
Kapolsek Biringkanaya AKP Andik Wahyu Cahyono menegaskan bahwa seluruh jajarannya telah dikerahkan untuk mengawal proses pendaftaran di setiap kelurahan. Ia turun langsung memantau kegiatan bersama para Bhabinkamtibmas yang ditugaskan mendampingi panitia pemilihan.
“Kami dari Polsek Biringkanaya turun langsung ke lapangan untuk memastikan kegiatan pendaftaran calon ketua RT/RW berjalan aman dan kondusif,” ujar AKP Andik.
Ia mengatakan bahwa seluruh Bhabinkamtibmas telah diberi instruksi khusus untuk aktif berada di lokasi pendaftaran serta melakukan deteksi dini terhadap potensi kerawanan. Setiap indikasi gangguan, sekecil apa pun, harus segera dilaporkan agar bisa ditangani cepat sebelum mengganggu jalannya proses pemilihan.
“Kapolsek menegaskan seluruh Bhabinkamtibmas harus mengawal proses dengan maksimal serta melaporkan jika ada potensi gangguan. Tujuannya agar seluruh tahapan, khususnya pendaftaran calon, bisa berlangsung lancar dan penuh koordinasi antara panitia dan pihak keamanan,” tambahnya.
Polsek Biringkanaya memastikan bahwa pengamanan akan terus ditingkatkan hingga seluruh tahapan pemilihan selesai, mulai dari pendaftaran, penetapan calon, masa kampanye internal warga, hingga pemungutan dan penghitungan suara.
Dengan pengawasan ketat tersebut, kepolisian berharap pemilihan ketua RT/RW tahun ini dapat berjalan lebih aman, transparan, dan mencerminkan partisipasi warga tanpa tekanan ataupun gangguan.














