KabarMakassar.com — Polres Kepulauan Selayar menurunkan 65 personel untuk mengamankan jalannya ibadah Kenaikan Isa Al Masih yang dilaksanakan serentak di sejumlah rumah ibadah di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar, Kamis (29/05).
Salah satu titik pengamanan berada di Gereja Santo Paulus, Jalan KH Hayyung, Kelurahan Benteng, Kecamatan Benteng, Kepulauan Selayar. Ibadah tersebut dipimpin oleh Pendeta Wempi Ghosal dan dimulai sejak pukul 08.00 Wita hingga 09.34 Wita.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh di beberapa lokasi rumah ibadah lainnya, termasuk diantaranya Masseese Baji, Siloam Ministry, Bethania, serta sejumlah gereja di Bontosikuyu dan Batangmata.
“Seluruh personel yang dikerahkan telah dibekali arahan dan menjalankan tugasnya sesuai dengan standar operasional pengamanan.” Kata Kabag Ops Polres Kepulauan Selayar, AKP Andi Agus dalam keterangan tertulis.
Pengamannan ini, kata Andi dikendalikan langsung oleh jajaran pimpinan Polres Selayar, mulai dari Kapolres, Wakapolres, hingga para Perwira Pengendali (Padal) di masing-masing titik lokasi.
“Situasi aman dan terkendali. Seluruh rangkaian ibadah selesai sesuai rencana dan mendapat pengawalan dari anggota secara maksimal,” ujarnya.
Pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polres Selayar dalam menjamin rasa aman serta menjunjung tinggi nilai toleransi antar umat beragama di Bumi Tanadoang. Selaras dengan semangat Polri Presisi, pengamanan dilakukan secara humanis dengan tetap mengedepankan profesionalitas.
Terpisah, Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Adnan Pandibu, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat dalam setiap momen keagamaan merupakan bagian dari tanggung jawab menjaga ketertiban umum dan keharmonisan sosial.
“Polri akan terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, memberikan rasa aman tanpa membeda-bedakan, serta mendukung nilai-nilai toleransi yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa,” kata Adnan.














