kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

PNM Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat PKU Akbar di Makassar

PNM Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat PKU Akbar di Makassar
Pengembangan Kapasitas Usaha Akbar di Lapangan Karebosi Makassar (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Komitmen kuat terus ditunjukkan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui PNM Cabang Makassar untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan, terutamanya perempuan prasejahtera.

Berlokasi tepat di Lapangan Karebosi Makassar, digelar kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang diikuti oleh 1.000 nasabah PNM Mekaar sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi keuangan dan digital para pengusaha ultra mikro pada Kamis (19/06).

Pelatihan tersebut merupakan bentuk nyata pemberdayaan PNM dalam menciptakan kemandirian ekonomi perempuan melalui peningkatan kapasitas usaha.

Kepala Divisi PKU PNM, Octo Wibisono menyampaikan bahwa literasi keuangan dan literasi digital menjadi kunci bagi nasabah untuk naik kelas dan lebih adaptif dalam era ekonomi digital.

“Lewat kegiatan PKU Akbar ini, kami ingin para nasabah tidak hanya memahami cara mengelola usaha dan keuangan dengan lebih baik, tapi juga mulai mengenal dunia digital sebagai bagian dari kehidupan mereka sehari-hari,” tukasnya.

“Harapannya, dengan bekal literasi usaha, keuangan, dan digital, mereka bisa tumbuh menjadi pengusaha yang mandiri dan percaya diri” tambahnya.

Selain pelatihan, PNM juga mengenalkan pemanfaatan aplikasi digital dalam berjualan, termasuk literasi mengenai penggunaan Brilink Mekaar.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap keberlanjutan usaha, PNM turut memfasilitasi sertifikasi halal bagi para nasabahnya.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi PNM dalam memberikan pendampingan menyeluruh yang bukan hanya fokus pada akses permodalan, tetapi juga pada aspek legalitas dan daya saing produk.

Kegiatan ini turut diapresiasi oleh Wakil Walikota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, yang hadir langsung dalam acara tersebut.

Ia menyebut jika kontribusi PNM amat strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat Makassar melalui pemberdayaan UMKM, khususnya perempuan prasejahtera.

“PNM tidak hanya memberikan modal, tetapi juga semangat, pendampingan, dan pengetahuan yang membuat UMKM kita lebih berdaya,” terangnya.

Pemimpin Cabang PNM Makassar, Maimun Bakri, menyampaikan jika pendampingan yang diberikan PNM tidak hanya soal pelatihan usaha, tapi juga membantu nasabah mengurus legalitas dan memahami cara menjalankan usaha secara lebih tertata.

“Harapan kami, para ibu-ibu bisa menjalankan usahanya dengan tenang, didampingi, dan semakin yakin melangkah demi masa depan keluarga yang lebih baik,” imbuhnya.

Melalui program PKU Akbar dan berbagai bentuk pendampingan lainnya, PNM terus hadir tidak hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai sahabat perjalanan para ibu dalam membangun usaha.

PNM mengharapkan, dengan pemberian pembiayaan dan pemberdayaan, para ibu mampu tumbuh menjadi sosok tangguh yang tidak hanya menghidupi keluarganya, tapi juga mampu mengolah potensi ekonomi lokal.

error: Content is protected !!