KabarMakassar.com — Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menekankan TP PKK ( Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Bantaeng menjadi ujung tombak suksesnya program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG).
“TP PKK harus bertransformasi menjadi pahlawan di dapur rumah tangga demi menjamin ketersediaan pangan,” tekan Bupati saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 di Tribun Pantai Seruni, Kamis (2/10).
Acara bertajuk “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas” ini juga dihadiri Forkopimda lengkap, termasuk Dandim Letkol Inf. Eka Agus Indarta dan Kapolres AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo.
Lebih lanjut, Bupati Fathul Fauzy Nurdin menjelaskan bahwa program MBG adalah prioritas utama, menyasar anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, dengan kebutuhan pangan yang sangat besar, sekitar 500 ribu porsi setiap hari.
Namun untuk mendukung pasokan sebesar itu, dan mencegah ketergantungan pada daerah lain, Bupati mendorong PKK untuk menjalankan aksi nyata di tingkat rumah tangga.
“PKK didorong agar mengambil peran aktif dalam ketahanan pangan, misalnya dengan membudidayakan ayam pedaging maupun menanam sayuran di pekarangan rumah,” tutur Bupati.
Menurutnya, langkah sederhana ini adalah kunci utama guna mensukseskan swasembada pangan secara nasional.
“Dengan peran aktif PKK, InsyaAllah program swasembada pangan dapat tercapai,” katanya, sembari memuji kontribusi masif PKK dalam menurunkan angka stunting.
Di waktu yang sama, Ketua TP PKK Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, membacakan sambutan Ketua Umum PKK Pusat, Hj. Tri Tito Karnavian, yang menyoroti betapa masifnya organisasi ini. Dengan total 2,5 juta anggota dan lebih dari 4,1 juta kelompok dasawisma secara nasional, PKK adalah jaringan sosial terbesar yang menopang pembangunan.
Dengan demikian, Gunya menekankan agar kader terus meningkatkan kapasitasnya dan beradaptasi dengan tantangan digitalisasi.
“Kader PKK harus aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola makan sehat yang dapat menunjang tumbuh kembang penerus generasi bangsa,” ujarnya.
Peringatan HKG ke-53 ini bukan sekadar perayaan, melainkan seruan mobilisasi total bagi PKK Bantaeng untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan dan menciptakan generasi emas di masa depan.














