KabarMakassar.com — PLN mendukung percepatan implementasi, Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) melalui kolaborasi antara Pemda dan Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP), serta penguatan kesiapan sistem kelistrikan melalui pemetaan interkoneksi dan percepatan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL).
Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemda Bali dan Bogor dengan PT Zhejiang Weiming, serta Pemerintah Kota Bekasi dengan PT Wangneng Bekasi Environmental Nusantara sebagai langkah konkret percepatan proyek PSEL.
Dengan dukungan PLN sebagai offtaker dan penguatan sistem kelistrikan, PSEL diharapkan menjadi solusi nyata untuk mengurangi sampah, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menambah pasokan listrik berbasis energi domestik.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyatakan “PLN menyambut baik penandatanganan kerja sama
ini sebagai langkah konkret percepatan proyek PSEL. Kami memastikan listrik yang dihasilkan dapat terintegrasi dalam sistem kelistrikan nasional dan dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” ucapnya.
PLN mendukung percepatan pengolahan sampah menjadi energi listrik di Denpasar, Bogor, dan Bekasi melalui kolaborasi Pemda dan BUPP. Kolaborasi menjadi kunci agar langkah ini berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.














