KabarMakassar.com — Program Gerakan Pangan Murah (GPM) Polres Kepulauan Selayar diperluas hingga ke wilayah kepulauan,seperti Polsek Bontosikuyu kembali menyalurkan sebanyak 4 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk warga di Desa Bahuluang dan Desa Polassi.
Penyaluran dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas masing-masing yaitu Aiptu Hasmunandar ke Polassi dan Briptu Ansar ke Bahuluang. Beras SPHP yang disuplai dari Bulog Selayar itu diangkut menggunakan kapal rakyat dan dikawal aparat kepolisian hingga sampai ke lokasi dengan aman.
“Untuk wilayah kepulauan memang membutuhkan keuletan tersendiri karena jalur laut menuju Bahuluang dan Polassi merupakan pertemuan arus barat dan timur sehingga ombak cukup besar. Namun alhamdulillah, distribusi hari ini berjalan lancar,” kata Aiptu Hasmunandar dalam keterangan tertulis, Minggu (24/08).
Terpisah, Kapolsek Bontosikuyu, AKP Daniel menjelaskan bahwa dengan tambahan 4 ton hari ini, total penyaluran beras SPHP oleh Polsek Bontosikuyu telah mencapai 13 ton.
“Alhamdulillah, baru saja saya dapat Laporan sudah tiba di Desa masing-masing dengan Selamat dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam di laut. Kami berupaya agar seluruh desa, termasuk yang berada di pulau-pulau terpisah dari daratan Selayar, bisa merasakan manfaat program ini,” ujarnya.
Khusus bagi desa kepulauan, kata Daniel dirinha telah memerintahkan para Bhabinkamtibmas untuk mendata warga yang berminat membeli beras murah dengan harga Rp57 ribu per sak isi 5 kilogram.
“Saat ini program sudah menjangkau Bahuluang dan Polassi, sementara untuk Tambolongan sedang kami usahakan agar juga segera tersuplai. Semua ini dilakukan tanpa ada pungutan tambahan, murni untuk membantu masyarakat sesuai arahan Bapak Kapolres,” terangnya.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, menegaskan bahwa program GPM bukan hanya upaya menjaga stabilitas harga, tetapi juga memastikan ketahanan pangan secara merata termasuk di wilayah kepulauan.
“Kami akan terus mengupayakan agar distribusi beras SPHP menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang tinggal di pulau-pulau, agar semua dapat menikmati beras subsidi ini, tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” kata Didid.
Hingga saat ini Satuan Binmas Polres Kepulauan Selayar sebagai penanggung jawab program telah mencatat penyaluran sebanyak 36 ton sejak GPM dijalankan.
“Polres Kepulauan Selayar berkomitmen melanjutkan kerja sama dengan Bulog dan pemerintah daerah dalam menyalurkan beras SPHP secara merata, sehingga masyarakat di wilayah daratan maupun kepulauan dapat merasakan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau,” pungkasnya.














