kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Pendaftaran Siswa Baru Dimulai 26 Mei, DPRD Sulsel Pastikan Akses Pendidikan Merata

Pendaftaran Siswa Baru Dimulai 26 Mei, DPRD Sulsel Pastikan Akses Pendidikan Merata
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Disdik Sulsel) menetapkan tanggal 26 Mei 2025 sebagai hari dimulainya proses Penerimaan Siswa Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK. Tahun ini, total daya tampung yang disiapkan mencapai 126.948 kursi.

Rinciannya, sebanyak 80.040 kursi disediakan untuk SMA, dan 46.908 kursi untuk SMK. Jumlah ini diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan pendidikan anak-anak Sulsel yang akan melanjutkan ke jenjang menengah.

Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo, menyatakan bahwa pihaknya akan mengawal proses SPMB, agar terjadi pemerataan akses dan keadilan dalam proses penerimaan.

“Besok, insyaallah jam 11 siang (hari ini) kami akan duduk bersama Dinas Pendidikan untuk membahas teknis pelaksanaan SPMB. Kami ingin pastikan tidak ada ketimpangan atau kendala yang menyulitkan calon siswa,” ujar Fauzi, Senin (05/05).

Politisi PKB ini menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab besar dalam menjamin hak pendidikan bagi setiap warga.

Ia menyoroti pentingnya transparansi, keadilan zonasi, dan pemanfaatan teknologi agar sistem SPMB tidak justru menjadi sumber masalah baru bagi masyarakat.

“Kita ini bicara soal hak dasar warga negara. Pemerintah harus hadir memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal hanya karena persoalan sistem atau distribusi sekolah,” tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan kabar gembira pada Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas yang diperingati tanggal 2 Mei 2025.

Ia menyampaikan bahwa pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel akan kembali mengembangkan SMA unggulan termasuk sekolah rakyat.

“Sudah dapat juga Sulsel dan kita juga ada untuk SMA Nusantara ada kita dapat satu, tanahnya juga sudah siap insya Allah,” tukasnya pada Jumat (02/05) lalu.

Ia menyampaikan selain pengembangan sekolah-sekolah. Akan dilakukan pula afirmasi guna meningkatkan mutu pendidikan.

Lebih jauh Andi Sudirman Sulaiman menyebut, sejalan dengan pengembangan sekolah, para guru juga harus mendapatkan perhatian khusus.

Oleh sebab itu, nantinya untuk memberikan pengalaman langsung serta menjadi cara untuk meningkatkan kualitas guru maka akan dihadirkan sejumlah narasumber yang ahli.

“Kita akan hybrid dengan guru-guru expertise, mungkin dari LPDP atau darimana, untuk kemudian masuk di sekolah-sekolah,” terangnya.

error: Content is protected !!